Hasil dari sebuah survei perumahan baru-baru ini menunjukkan bahwa setidaknya 80% responden percaya bahwa harga rumah akan naik di tahun depan karena dampak inflasi.
Hasil survei yang dilakukan Rumah.com dilatarbelakangi karena kenaikan harga bahan bakar (BBM). Hal ini sejalan dengan data Kementerian Keuangan yang menyebutkan bahwa kenaikan harga BBM akan menambah inflasi tahun ini sebesar 1,9%.
Angka tersebut menyatakan inflasi akhir tahun 2022 akan berada pada kisaran 6,6-6,8%, meningkat dari target inflasi pemerintah sebelumnya untuk tahun 2022 sebesar 4-4,8%.
"Jika terjadi kenaikan inflasi 38%, responden menyatakan akan menunda membeli properti mereka, terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah," ujar Marine Novita selaku Country Manager Rumah. com, dikutip oleh Warta Ekonomi.
Sementara itu, 42% responden lainnya percaya bahwa harga rumah tidak terlalu terpengaruh oleh inflasi.
Studi yang sama juga menunjukkan bahwa jika suku bunga naik, 2 dari 5 responden, atau 40 persen, mengatakan mereka akan menunda membeli rumah, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.
Namun, proporsi responden pada tingkat yang sama ini menunjukkan, tidak mungkin terpengaruh oleh kenaikan tingkat suku bunga.
Menurut Marine, langkah dan insentif pemerintah untuk sektor properti, terutama kepemilikan rumah, belum banyak membantu konsumen.
Hal ini didukung oleh sebuah penelitian yang menunjukan hanya 1 dari 6 responden, atau 17 persen, yang mengatakan bahwa mereka telah mendapat manfaat dari rencana subsidi perumahan oleh pemerintah.
Baca Juga: Pemerintah Harus Didukung untuk Menghadapi Perubahan Iklim
Disisi lain, 47% responden juga mengaku belum pernah merasakan manfaat dari skema subsidi dari pmerintaha dan tidak akan mengajukan permohonan untuk menerima skema subsidi tersebut.
Lebih buruk lagi, 14% responden mengatakan tidak mengetahui sama sekali terkait adanya program subsidi dari pemerintah.
(suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Kembangkan Kota Mandiri, Vasaka City Diganjar Penghargaan di Properti Indonesia Award 2022
-
Summarecon Agung Targetkan Nilai Penjualan Rp149,6 Miliar dari Kluster di Makassar
-
Pengembang Properti Prediksi Masyarakat Bergeser Ke Hunian Vertikal Jika Ibu Kota Pindah
-
Kenaikan BBM Tak Mempengaruhi Pengembang Dalam Penjualan Properti
-
Tabungan Cukup, Mau Kredit Rumah, Ajukan KPR Dengan Cara Ini
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo: Hilirisasi Kunci Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
-
Arus Mudik Memuncak, 45 Kapal Menumpuk di Bakauheni dan Tak Bisa Langsung Sandar
-
Daftar 50 Lokasi Salat Idulfitri 2026 Muhammadiyah di Aceh Jumat 20 Maret 2026
-
'Minal Aidin' dalam Berbagai Bahasa Daerah di Indonesia, Sudah Tahu Artinya dan Cara Mengucapkannya?
-
Jelang Lebaran 2026, Jasa Penitipan Kucing di Banda Aceh Meningkat
-
Jangan Salah Arti! 'Wal Faizin' di Lebaran Bukan Cuma Tradisi, Ini Makna Sebenarnya
-
Jaga Stabilitas Pangan Jelang Lebaran 2026, Bulog Aceh Pasok 125 Ton SPHP
-
Masih Jawab 'Sama-sama'? Ini Balasan yang Lebih Tepat untuk Ucapan Minal Aidin wal Faizin
-
Ini Jadwal Baru Open House Idulfitri Walikota Makassar
-
Prabowo Geram! Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar, Padahal Jembatan Desa Ambruk