Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah menyiapkan anggaran senilai Rp 156,4 triliun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Polisi Republik Indonesia & Tentara Nasional Indonesia. Anggaran itu disiapkan untuk tahun depan.
Rincian anggaran tersebut akan diberikan dalam rangka pemberian manfaat purna tugas (pensiun), termasuk gaji pensiun ke-13, tunjangan hari raya (THR) sampai pembayaran iuran jaminan kesehatan bagi ASN, Polri & TNI.
“Untuk program pengelolaan transaksi khusus kami mengusulkan agar dialokasikan Rp156,4 triliun,” ujar Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatawarta saat Raker dengan Banggar DPR RI di Jakarta, Selasa (20/9/2022).
Adapun aturan Rp 156,4 triliun akan masuk pada pos program pengelolaan transaksi khusus. Yang nantinya akan dipakai untuk pemenuhan kewajiban pemerintah melalui pemberian manfaat pensiunan termasuk pensiun ke-13 & THR bagi pensiunan PNS, Tentara Nasional Indonesia (TNI) & Polisi Republik Indonesia (Polri).
Selain itu, anggaran itu juga dipakai untuk memenuhi kewajiban pemerintah selaku pemberi kerja melalui pembayaran iuran jaminan kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) & Jaminan Kematian (JKM) bagi ASN, TNI & Polri.
Anggaran itu turut dipakai sebagai pemenuhan komitmen internasional melalui kontribusi pemerintah Indonesia pada organisasi atau forum internasional, dan penggantian biaya dan margin investasi pemerintah.
Kemudian, anggaran juga digunakan sebagai akselerasi pembangunan infrastruktur melalui penyiapan fasilitas serta dukungan kelayakan proyek skema Kerjasama Pemerintah menggunakan Badan Usaha (KPBU).
Anggaran ini pun sekaligus dipakai untuk pembayaran biaya operasional penyelenggaraan manfaat pensiun dan pembayaran selisih harga beras Bulog.
(Antara)
Baca Juga: Tak Dipanggil Timnas Spanyol untuk Laga UEFA Nations League, Sergio Ramos Kecewa
Berita Terkait
-
Kronologi Dua Jurnalis Disiksa dan Dicekoki Air Kencing oleh Oknum Pejabat Daerah
-
Link Pendataan Non ASN Lengkap dengan Kriteria dan Cara Daftar
-
Profil Dimas Drajad, Striker Lokal yang Dipercaya Shi Tae-yong Isi Lini Depan Timnas Indonesia
-
Ngeri! Mobil Nyaris Terjun dari Lantai 2, Pengendara Honda Freed Syok Pertama Kali Parkir di RS Polri Kramat Jati
-
Video Naik Private Jetnya Viral, Ketua Banggar DPR ini Ngotot Hapus Daya Listrik 450 VA
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat
-
Denny Sumargo Konfirmasi Yai Mim Meninggal Dunia, Sebut Berpulang Saat Ditahan
-
Sekjen ATSI Merza Fachys: Operator Siap Laksanakan Registrasi SIM Biometrik, Tapi...
-
Anwar BAB Sempat Merasa Janggal Sebelum Boiyen Menikah dengan Rully Anggi Akbar
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran
-
Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin