/
Kamis, 22 September 2022 | 17:55 WIB
Sejumlah pesawat milik maskapai Garuda Indonesia yang terparkir di areal Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Direktur Jenderal Kekayaan negara Kementerian Keuangan RI Rionald Silaban memperkirakan, bahwa maskapai milik negara PT Garuda Indonesia (GIAA) telah mampu membukukan laba mulai 2022.

"Kalau kita lihat performa keuangan di 2022, diharapkan garuda masih bisa mencatat laba sebagai bagian dari restrukturisasi finansial. Namun ke depan, kita bisa melihat laba operasional Garuda akan membaik," ungkap Rio saat rapat kerja dengan Komite XI DPR RI, Kamis (22/9/2022).

Hingga Juni 2022, pendapatan dari usaha bisnis Garuda telah lebih besar dari beban usaha jika dibandingkan pada tahun 2020 dan 2021. Sementara spread atau selisih antara aset dan liabilitasnya juga membaik. 

"Mulai Juni 2022, ada pertumbuhan baik dari jumlah penumpang dan ketersediaan kursi per kilometer meningkat. Kami melihat proyeksi tren pangsa pasar Indonesia dari sisi jumlah penumpang Garuda juga semakin meningkat,” ujarnya. 

Garuda Indonesia kini telah mengambil sejumlah langkah untuk meningkatkan kinerja keuangan, antara lain terbang pada rute yang menguntungkan secara operasional dan Sinergi dengan Citilink. 

Selain itu, Pemerintah juga telah berencana memberikan Penyertaan Modal Negara (PNM) kepada Garuda Indonesia senilai Rp 7,5 triliun, terdiri dari Rp4,5 triliun untuk pemeliharaan dan restorasi serta Rp 3 triliun untuk modal kerja.

Selama pandemi COVID-19, Garuda Indonesia mengalami penurunan hingga 52% dalam jumlah penumpang dan kursi yang tersedia pada tahun 2020 dan pengurangan hingga 30% dalam isian kargo.

Penyelamatan penerbangan nasional menjadi urgensi pemberian PNM kepada Garuda Indonesia yang dilakukan setelah rencana pendampingan PKPU Garuda di homologasi. Kami melihat business plan perseroan memegang peranan penting dalam menjaga aksesibilitas antar pulau di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Sebut Pemilu belum Sepenuhnya Jurdil, Fadli Zon: Selalu Ada Masalah dan Kecurangan

Load More