Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)
Bazis menyalurkan bantuan paket Sembako dan Uang tunai kepada 872 anak yatim sepanjang
tahun 2022.
"Kita bagikan kepada 872 anak yatim. Nilanya Rp1 juta yakni dalam bentuk tunai Rp700 ribu dan
sembako Rp300 ribu," ujar koordinator Baznas Bazis Wilayah Jakarta Barat, Heru Norwanto
saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Pelaksanaan Kegiatan itu dilakukan dalam rangka membantu para anak yatim, terutama yang tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Untuk uang tunai Rp 700.000 sendiri akan ditransfer melalui bank DKI kepada keluarga yang
sudah memiliki rekening Bank DKI.
"Yang belum punya rekening, sudah kita lakukan pembagian hari Senin kemarin," jelas dia.
Sedangkan untuk uang sebesar Rp 300.000 akan dikirimkan ke masing-masing kelurahan untuk
dijadikan bantuan sembako.
Heru berharap upaya tersebut dapat membantu keluarga anak yatim di Jakarta Barat dalam
memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebelumnya, Pemkot Jakarta Barat sempat melakukan program khitanan gratis di kantor Wali Kota
Jakarta Barat pada Kamis (22/9) lalu.
"Kita berikan fasilitas khitanan gratis untuk anak-anak yatim yang berasal dari seluruh kecamatan
di Jakarta Barat," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Jakarta Barat,
Abdurrahman, saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Abdurahman mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membantu anak yatim yang kurang mampu
agar tetap menjalankan ibadah berupa khitanan secara gratis.
Baca Juga: Puan Maharani Bagi-Bagi Kaos, Netizen: 'Kok seperti tidak tulus ya'
Selama kegiatan berlangsung, Abdurrahman mengaku warga dan anak-anak yang ikut serta
dalam kegiatan ini cukup antusias.
Tercatat ada 32 anak dari delapan kecamatan di wilayah Jakarta Barat yang hadir pada kegiatan
hari ini. Nantinya tidak hanya fasilitas khitanan saja yang diberikan Pemkot Jakarta Barat
Antara
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara