Jumlah korban tewas akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang mengalami pertambahan. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengatakan jumlah korban tewas kini mencapai 174 orang berdasarkan data dari BPBD Jatim.
“Kami hanya mengacu pada data resmi yang kami terima. Dari BPBD Provinsi Jawa Timur, pada pukul 10.30 WIB tadi menjadi 174 orang meninggal dunia,” ujar Emil Dardak dari siaran langsung KompasTV dikutip suara.com pada Minggu (10/2/2022).
Emil juga mengatakan, saat ini ada 28 suporter yang mengalami luka serius atau berat, sedangkan 11 lainnya mengalami luka ringan. Saat ini, mereka masih dirawat di rumah sakit yang tersebar di 8 rumah sakit di wilayah Malang.
Rumah sakit tersebut adalah RS Kanjuruhan, RS Wava Husada, Klinik Teja Husada, RS Saiful Anwar, RS Gondanglegi, RS Wajak Husada, RS Hasta Husada dan RS Mitra Delima.
"Luka berat 11, luka ringan 28, ada 8 rumah sakit yang menjadi rujukan," Ujar Emil.
Diketahui sebelumnya, Ribuan Aremania (sebutan suporter Arema FC) menerobos ke lapangan Stadion Kanjuruhan Malang setelah Arema Malang kalah 3-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (10/1/2022).
Setelah wasit meniup peluit panjang, suporter Arema Malang berlarian kedalam lapangan sebagai luapan kecewa dengan tim kesayangan mereka.
Petugas keamanan melihat hal tersebut dapat memicu kericuhan, akhirnya menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Namun, bukannya membuat penonton bubar di dalam lapangan stadion, ledakan gas air mata tersebut
justru membuat para suporter terlempar keluar dan berjatuhan.
Awalnya, gas air mata tersebut ditembakan ke bagian bawah pagar pembatas untuk menghalau para suporter Aremania tidak turun ke lapangan.
Baca Juga: Jadi Sutradara, Prisia Nasution Ingin Sajikan Tontonan Berkelas Lewat Series 12 Hari
Namun, dampak tembakan gas air mata itu harus dibayar mahal. Karena menyebabkan para suporter mengalami sesak napas dan tidak sedikit dari mereka yang jatuh pingsan hingga terinjak-injak oleh suporter lainnya yang mengalami kepanikan, dan mencoba membebaskan diri dengan keluar dari dalam stadion Kanjuruhan.
Pada saat itulah ribuan pendukung atau suporter tersebut memadati pintu keluar stadion sesak nafas, berdesak-desakan, lalu jatuh dan terinjak-injak sehingga menelan ratusan korban jiwa.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengusut hingga tuntas terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.
"Saya telah perintahkan Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraan," kata Jokowi dalam konferensi pers secara daring pada Minggu (10/2/2022).
Jokowi juga meminta PSSI untuk menghentikan sementara kompetisi Liga 1 hingga adanya evaluasi dan perbaikan prosedur dilakukan.
(suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Berikut 7 Ancaman Sanksi Indonesia dari FIFA Pasca Tragedi Kanjuruhan
-
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Terhitung 2 Oktober Valentino Jebret Mundur dari Komentator Liga 1
-
Aremania Sebut Tembakan Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan Sebagai Pembantaian
-
Nahdlatul Ulama Serukan Salat Gaib untuk Aremania Korban Tragedi Kanjuruhan
-
Dapat Keterangan dari Aremania, Komnas HAM Dalami Penggunaan Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun Sepanjang Semester I 2026
-
Punya Karier, Urus Keluarga, dan Tetap Waras? Mitos "Harus Bisa Semuanya" yang Menghantui Perempuan
-
Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI
-
Eza Lubis Bangun Konten Olahraga, Padukan Karier Perbankan dan Dunia Kreator Digital
-
Pengamat Soroti Rencana Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah: Dengarkan Keluhan, Jangan Cuma Beri Arahan
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi
-
Bedak Wardah Colorfit Shade 33W Olive Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Cek di Sini!
-
9 Sabun Cuci Muka Pria untuk Mencerahkan Wajah, Ampuh Angkat Minyak dan Kulit Kusam
-
Ada Wanita 19 Tahun di Rumah Dinas Mantan Kalapas Waingapu, Kanwil Ditjenpas Beri Klarifikasi
-
Juniver Girsang Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menghabisi Lawan Politik