Serang - Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Banten Sigap membantu penanganan dampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Lebak.
Di Kota Serang, Rabu, Al Muktabar menyatakan bahwa Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten sudah bergerak ke lapangan membantu penanganan kedaruratan akibat bencana banjir di Lebak.
"Pemprov Banten juga siap untuk membantu di masa rehabilitasi sesuai peraturan. Saat ini masih kedaruratan kabupaten," katanya.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana mengatakan bahwa Dinas Sosial membantu penanganan dampak banjir dan tanah longsor di Lebak sejak 10 Oktober 2022.
Menurut dia, Dinas Sosial Provinsi Banten berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Kabupaten Lebak untuk menyalurkan bantuan logistik untuk pemenuhan kebutuhan dasar dan pendirian dapur umum serta mengerahkan 50 Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan 30 petugas Kampung Siaga Bencana.
"Pada hari pertama, Dinas Sosial Provinsi Banten menyalurkan 620 makanan siap saji, 496 paket makanan balita, 300 paket lauk pauk, serta 100 paket sandang," kata Nurhana.
Dengan dukungan dari Kementerian Sosial, ia melanjutkan, Dinas Sosial Provinsi Banten mendirikan dapur umum di Kecamatan Cibeber serta mendukung pengoperasian dapur umum yang didirikan oleh masyarakat di Kecamatan Bayah dan Kecamatan Cilograng.
"Setiap hari dapur umum Dinas Sosial Provinsi Banten memasak 2.250 porsi (makanan untuk korban bencana)," katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Nana Suryana mengatakan bahwa petugas BPBD Banten disiagakan untuk membantu BPBD Kabupaten Lebak menangani dampak bencana.
Baca Juga: Gemes Rayyanza Cipung Cosplay Jadi Dilan, Mileanya Mana?
"Tetap siaga, (karena) diperkirakan curah hujan masih tinggi," kata Nana.
"Selama ini masih bisa dilakukan penanganan oleh kabupaten. Pemprov Banten memberikan dukungan apa yang dibutuhkan dan diperlukan serta bersama-sama melakukan penanganan," ia menambahkan.
Tag
Berita Terkait
-
Banjir Bandang Yang Terjadi Di Lebak Membuat DPRD Lebak Turun Tangan Dan Meminta Investigasi Penyebabnya
-
Anggota DPRD Lebak Minta Pemprov Banten Investigasi Penyebab Banjir Bandang
-
Sungai Cimadur di Kabupaten Lebak kembali Meluap
-
Jembatan Cimanyak, Akses Vital Empat Desa di Lebak Banten, Ambruk Diterjang Banjir
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas
-
Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus
-
Fabio Quartararo Gabung Honda, Separuh Kursi MotoGP 2027 Sudah Terisi
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Ironi Retret Magelang, 16 Kepala Daerah Tetap Kena OTT KPK Meski Sudah Dibriefing Prabowo
-
5 Tips Memilih Loose Powder yang Aman untuk Kulit Berjerawat, Hasil Flawless Tanpa Iritasi