Perwakilan dari Indosiar sebagai stasiun TV pemegang hak siar penayangan pertandingan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya memenuhi panggilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada Kamis (12/1022).
Berdasarkan pantauan Suara.com pihak Indosiar tiba sekitar pukul 13:30 WIB. Mereka kemudian menjalani pemeriksaan pada pukul 14:00 WIB.
Perwakilan Indosiar yang hadir dalam panggilan Komnas HAM adalah Direktur Program Indosiar Harsiwi Achmad dan Imam Sujarwo, Direktur PT Surya Citra Media.
Mereka diperiksa untuk memberikan keterangan terkait dengan tragedi Kanjuruhan yang merenggut 132 nyawa suporter. Kejadian tersebut diduga ada kaitannya dengan penundaan jadwal pertandingan akibat siaran.
Direktur Programming Indosiar Harsiwi Achmad selaku penyiar resmi BRI Liga 1 2022/2023 mengaku dicecar pertanyaan terkait jadwal pertandingan malam dan penalti kontrak dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi.
"Sebelumnya kami sudah menjelaskan mengenai jadwal penayangan bahwa jadwal pertandingan itu otoritas finalnya ada di LIB, kenapa? Karena LIB adalah operator liga 1, mereka kemudian akan mengkomunikasikan kepada pihak broadcaster, yang kemudian akan terjadi diskusi-diskusi dan itu akan menjadi solusi-solusi," kata Harsiwi, Kamis, usai menjalani pemeriksaan di Komnas HAM, Jakarta. (13/10/2022).
"Biasanya kami dalam diskusi tersebut akan memperhatikan berbagai aspek dan akhirnya akan dibahas bersama-sama, dan endingnya, karena yang mengenal lapangan adalah LIB, maka kewenangan terakhir ada di LIB. Kemudian semua pihak yang berkepentingan, termasuk pihak penyiaran, akan mengikuti jadwal final yang dikeluarkan oleh LIB,” terang Harsiwi.
Sebelumnya, PT LIB menyatakan bahwa jadwal final Liga 1 BRI ada ditangan pihak broadcaster dalam hal ini indosiar. Pasalnya, sebelumnya sudah ada kesepakatan kontrak yang harus dipenuhi agar laga Arema FC vs Persebaya agar dilangsungkan pada malam hari.
“Tadi juga ditanyakan apakah ada penalti? Tidak ada penalti. Sejak bekerja sama dengan LIB sejak 2018, dan setiap tahun selalu ada perubahan jam tayang sekitar 20 persen, dan kami tidak pernah mengenakan penalti," ujar Harsiwi.
Baca Juga: Kolong Tol Meruya Jakarta Barat Kelelep Banjir 1,2 Meter, Warga: Motor Mobil Gak Bisa Lewat!
"Dalam kontrak kami, tidak ada klausul khusus yang mengatakan akan ada penalti jika jam tayangnya berubah," tambahnya.
Namun, Harsiwi tidak mengungkapkan secara detail seperti apa kontrak Indosiar dengan LIB, alasananya karena bersifat rahasia. Ia justru ingin pertanyaan tersebut langsung ditanyakan ke LIB.
"Kami adalah official broadcaster, kami menyiarkan Liga 1, sementara semua penyelenggaraan, baik itu perizinan, hubungan dengan klub, soal kompetisi, hingga panpel itu bukan wewenang kami."
"Jadi, kami adalah stasiun penayang. Perlu saya klarifikasi bahwa Indosiar itu official broadcaster, kami hanya menerima feed dari LIB, termasuk bahkan kami tidak memproduksi dilapangan," pungkasnya.
PT LIB, PSSI, Indosiar Saling Lempar Tanggung Jawab
Sebelumnya, pada Rabu (12/10/2022) Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan melalui akun Instagram @mohmahfudmd bahwa LIB, PSSI dan Indosiar saling lempar tanggung jawab terkait jadwal pertandingan tersebut.
"Terjadi saling menghindar dari tanggung jawab operasional lapangan antara pihak federasi, pengelola liga, panitia penyelenggara, pihak keamanan serta penyelenggara siaran," tulis Mahfud.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Dituding Melakukan Kebohongan Publik Soal Temuan Botol Miras di Stadion Kanjuruhan
-
Komisi III DPR Bikin Tim Investigasi Usut Tragedi Kanjuruhan, Opini Publik Terbelah
-
Usai Diperiksa Komnas HAM, Indosiar: Otoritas Final ada di LIB
-
Bocor ke Publik, Liga 1 Kembali Restart Akhir November?
-
Daftar Pencapaian Ketum PSSI dari Masa ke Masa, Mochamad Iriawan Paling Berprestasi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Hadirkan Diskon Spesial Ramadan untuk Kuliner dan Hiburan
-
Manfaatkan Promo BRI Ramadan, Momen Kebersamaan Jadi Lebih Hemat
-
Promo Ramadan BRI: Solusi Hemat untuk Agenda Ngabuburit dan Bukber
-
Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan, Volume Perdagangan Spot Tembus Rp24,33 triliun
-
CEK FAKTA: Viral Indonesia Kirim Bantuan Rudal untuk Iran, Benarkah?
-
BRI Tawarkan Diskon di Merchant Favorit untuk Momen Bukber Ramadan
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Respons Berkelas Bek Persib Frans Putros soal Perang AS-Iran Untungkan Timnas Irak
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Minggu 15 Maret 2026
-
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Santuni 1.000 Bilal Mayit-Pengurus Masjid di Medan