/
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 14:37 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kiri) dalam rapat koordinasi persiapan F1 H2O di Danau Toba, Sumatera Utara, Jumat (14/10/2022) (Antara)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar
Pandjaitan berharap ajang balap speed boat Formula One Powerboat World Championship (F1
H2O) dapat meningkatkan indeks pariwisata di Danau Toba, Sumatera Utara.


Melalui keterangan di Jakarta, Sabtu, ia mengatakan indeks pariwisata Danau Toba
paling rendah dibanding destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) lainnya.


"Nilai indeks pariwisata berkualitas Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba paling
rendah dibanding DPSP lain. Untuk itu F1 H2O dapat menjadi alat meningkatkan indeks pariwisata
berkualitas ini," kata Luhut dalam rapat koordinasi kesiapan F1 H2O di Danau Toba, Sumatera
Utara, Jumat (14/10).

Luhut mengungkapkan saat ini persiapan F1 H2O telah mencapai tahap penataan kawasan.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadi penanggung jawab dalam
hal penataan kawasan yang juga dibantu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba.


Ia pun menyempatkan diri meninjau langsung rencana lokasi dilangsungkannya F1 H2O yang
akan diselenggarakan pada 24-26 Februari 2023.


Mengingat masih ada kendala infrastruktur dasar seperti air dan jalan akses menuju lokasi, Luhut
meminta Pemkab Toba menyelesaikan pembebasan lahan sempadan dan penataan kawasan
Pelabuhan Balige pada minggu ketiga November 2022.


Luhut juga meminta Kementerian PUPR menyelesaikan penataan Lapangan Sisingamangaraja
pada minggu pertama bulan November 2022.


Ia juga meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), InJourney, dan Pemkab Toba
menyiapkan program-program pemanfaatan dan pengelolaan lokasi F1H2O sebagai lokus
pengembangan olahraga dan aktivitas komersial

Selain itu, Luhut juga meminta ada percepatan vaksinasi, realisasi pembangunan infrastruktur di
lahan otorita, pemberian fasilitas bagi peningkatan investasi di lahan otorita, serta pengalokasian
anggaran sebesar Rp85 miliar untuk pembangunan jalan akses lahan otorita.

Baca Juga: Komisi III DPR Menyarankan Tes Urine Mendadak Anggota Kepolisian


Dalam kesempatan yang sama, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly turut
menyampaikan kesiapannya untuk mendukung acara F1 H2O, utamanya terkait pelayanan visa on
arrival.


"Dari kami siap dukung Pak, terutama terkait sistematika imigrasi yang nantinya memudahkan atlet, kru, dan official dari F1 H2O, termasuk pelayanan visa on arrival," kata Yasonna.


Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate akan
menyiapkan narasi publikasi, melakukan publikasi, dan juga menyediakan fasilitas media
centre untuk mendukung perhelatan F1 H2O.


"Kita siap dukung semua mengenai F1 H2O, apalagi ini mengenai meningkatkan indeks pariwisata
berkualitas di DPSP Toba. Seluruh fasilitas akan kami siapkan," tegas Johnny

Sumber : Antara

Load More