/
Selasa, 01 November 2022 | 13:53 WIB
orangtua brigadir j Samuel Hutabarat Rosti jadi saksi di sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa)

Ayah dari  Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Samuel Hutabarat, meminta majelis hakim memerintahkan Ferdy Sambo untuk melepas maskernya.  Permintaan tersebut disampaikan saat Samuel hadir sebagai saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (11/1/2022).

Hal itu disampaikan Samuel saat menjawab pertanyaan dari Jaksaan Penuntut Umum (JPU) yang memintanya untuk mengenali sosok Sambo yang duduk di sisi kanan ruang sidang.

"Mohon izin Yang Mulia, dibuka dulu maskernya biar saya kenal," ujar samuel.
Hakim ketua Wahyu Iman Sentosa lantas memerintahkan Ferdy Sambo agar membuka masker yang ia kenakan. Sambo pun dengan segera melepas maskernya.

"Silakan, terdakwa tolong dibuka maskernya," ujar Hakim Wahyu.

Ferdy Sambo saat mengikuti persidangan di PN Jaksel dengan saksi orang tua Brigadir J (sumber: Tangkapan layar)

Untuk diketahui, Samuel dan istrinya Rosti Simanjuntak bertemu dengan otak intelektual pembunuhan putra mereka Brigadir J untuk yang pertama kalinya.

Pada kesempatan itu juga, Rosti Simanjuntak menangis di hadapan Ferdy Sambo dan Putri Candrawati. Rosti mengaku hati telah hancur saat pertama kali mengetahui Yosua tewas dibunuh.

Dalam persidangan, Putri dan Ferdy Sambo tampak hanya menunduk saat Rosti menjelaskan bagaimana kepribadian Yosua yang akrab dengannya sebagai anak yang baik.

"Hancur hati kami mendengar dalam keadaan sehat tanpa diduga (Yosua) harus dirampas nyawanya," kata Rosti ibunda Brigadir J.

Ibu kandung Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Rosti Simanjuntak, menangis di hadapan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Rosti mengaku hatinya hancur seketika saat pertama kali mengetahui Yosua tewas dibunuh. (tangkap layar) (sumber:)

Rosti juga terlihat menangis di depan Ferdy Sambo dan Putri saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) menunjukkan bukti foto luka-luka tubuh Yosua selama dalam persidangan tersebut.

Baca Juga: Ferdy Sambo Sampaikan Penyesalan dan Permintaan Maaf kepada Orang Tua Yosua, Tapi Tetap Salahkan Brigadir J

Mulanya, Samuel menjelaskan beberapa luka di tubuh anaknya. Jaksa kemudian menunjukkan beberapa foto luka cedera Yosua untuk mengkonfirmasi kembali pada Samuel.

Ketika Samuel menjelaskannya, Rosti tak kuasa menahan tangisnya. Dalam beberapa kesempatan ia terlihat menyeka air matanya dengan sapu tangan.

Di sisi lain, Ferdy Sambo dan Putri, sebagai terdakwa, terlihat merekam seraya mencatat setiap pernyataan atau keterangan yang disampaikan Samuel. 

Putri pun juga tapak menatap layar ruang sidang yang memperlihatkan beberapa foto luka-luka di tubuh Yosua.

Load More