Hingga saat ini, Honda BeAT masih menjadi incaran para pemburu motor bekas, khususnya versi karburator generasi pertama. Antara lain pembuatan tahun 2008-2010.
Anda dapat melakukan pengecekan harga Honda BeAT melalui situs-situs jual beli kendaraan bermotor yang harganya masih dikategorikan dan tergolong tinggi sesuai dengan kondisi.
Seperti apa dan bagaimana gambaran harga Honda BeAT generasi pertama ini secara kualitas?
Meski tertinggal jauh secara teknologi, kendaraan roda dua jenis skutik penantang Yamaha Mio ini tetap menjual di kisaran Rp 7 juta - Rp 8.5 juta.
Tentu saja harga ini tergolong masih sangat stabil dibandingkan dengan skutik lain di tahun yang sama.
Harga yang tertera tentunya tergantung dari kondisi motor dan kelengkapan dokumen yang ditawarkan oleh penjual motor.
Untuk diketahui, Honda BeAT generasi pertama atau lebih dikenal dengan BeAT Karbu memiliki bentuk postur ramping dan kecil, panjang 1.859 mm, lebar 676 mm, dan tinggi 1.053 mm.
Dengan jarak sumbu roda 1.240 mm, membuat pengendaliannya sangat gesit dan lincah. Mesin dengan spesifikasi 4-tak, 108 cc, SOHC 2-katup dan berpendingin udara, karburator dengan merk Keihin dengan tipe vakum.
Daya tenaga yang bisa dihasilkannya adalah 8,22 PS pada 8.000 rpm dan torsi mencapai 8,32 Nm pada 5.500rpm.
Baca Juga: Jokowi Terang-terangan Beri Restu Ke Prabowo: Sejak Awal Saya Dukung Beliau
Mengingat usia motor skutik ini sudah lebih dari 10 tahun, tentunya yang berminat memiliki Honda Beat generasi pertama ini. Harap periksa dengan teliti saat ingin meminangnya dan saat melakukan transaksi.
Tag
Berita Terkait
-
Terus Jadi Incaran, Harga Honda BeAT Karburator Tetap Stabil di Pasar Motor Bekas
-
Dukung Industri Kecil dan Menengah Sektor Otomotif, Menperin Ajak Kadin serta PT Astra International Tbk
-
Mengintip Meriahnya Festival Tanjung Lesung 2022 di Kawasan Ekonomi Khusus
-
Laporan Otomotif Grup Astra Kuartal Ketiga 2022: Penjualan Mobil Meningkat, Sepeda Motor Menurun
-
Permudah Kredit Petani, Pemerintah Tambah Subsidi Bunga KUR 3% untuk Pertanian
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bahlil Ngaku IPK Kuliahnya 2,75, Candaan soal Gelar Doktor Bikin Peserta Musda Tertawa
-
Beruang Liar Ngamuk di Muratara, Dua Petani Karet Diserang Berturut-turut
-
Yield SBN Naik hingga 7,14 Persen, Purbaya Salahkan Konflik Timur Tengah
-
Buka Kaca Mobil di Istana, PM Thailand Balas Sambutan Pelajar dengan Gestur Jari Cinta
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK