Tersangka wanita dalam video kebaya merah yang berinisial AH disebut-sebut sebagai pemegang kartu kuning. Hal ini artinya, ia pernah berobat atau dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Pemprov Jawa Timur.
Atas adanya dugaan tersebut, penyidik Ditreskrimsus yang menangani kasus video porno tersebut mendatangi rumah sakit jiwa (RSJ) di berlokasi Jalan Raya Menur, Kecamatan Gubeng, Surabaya, sekitar pukul 11.00 WIB pada Rabu (9/11/2022).
"Benar, tadi cuma klarifikasi aja, apakah AH ini benar pernah berobat di RS Menur, itu saja,” kata Sekretaris Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Basuni dikutip dari jatimnow.com jaringan suara.com, Rabu (9/11/2022) sore.
Namun, Basuni tidak menjelaskan secara spesifik alasan pengobatan AH di RSJ Menur. Karena di RSJ Menur tersebut tidak hanya melayani orang dengan gangguan jiwa.
"Di sini, kita tidak hanya melayani pasien gangguan jiwa, tapi bisa juga masyarakat umum. Nah, (pasien gangguan jiwa) tetap ada golongannya. Misal, tidak bisa tidur atau insomnia, cemas itu juga gangguan jiwa tapi golongan ringan," ujar Basuni.
Basuni membenarkan bahwa AH sama dengan pasien lainnya. Artinya memiliki privasi yang tidak boleh diungkapkan kepada publik sebagai terkait alasannya untuk berobat.
"Kalau hal ini ada regulasi undang-undangan rumah sakit, karena tidak dapat disampaikan. Kecuali untuk kepentingan pengadilan," ungkap Basuni.
AH kini ditetapkan sebagai tersangka dalam pembuatan 92 konten video 'pemersatu bangsa' dan diketahui pemegang kartu kuning. Orang yang memegang kartu kuning itu diartikan sebagai seorang pasien dengan gangguan jiwa.
Kemudian, Basuni tak menampik, perempuan yang dikenal dengan video Kebaya Merah asal Malang yang berdomisili di Medokan itu pernah diperiksa di RS Menur, Surabaya.
Baca Juga: [WOW] Viral Video Lebih Panas dari Kebaya Merah
Dan semua pasien yang pernah berobat atau dirawat di RS Menur, dipastikan akan memiliki dan menerima kartu kuning serupa.
"Injih, pernah berobat (ke RSJ Menur). Tapi tahunnya saya belum cek. Dokter yang memeriksa saat itu sudah mengkonfirmasi kepada saya dan membenarkan bahwa dokter pernah memeriksa yang bersangkutan," jelasnya.
Diketahui sebelunya, ACS dan AH, pelaku pemain dalam video panas Kebaya Merah, telah ditangkap pada Minggu (6/11/2022) di sebuah rumah kost di kawasan Medokan, Surabaya.
Setelah penangkapan itu, keduanya diketahui sebagai sepasang kekasih. Menurut temuan pemeriksaan polisi, kedua tersangka tersebut telah menghasilkan 92 video porno dan juga 100 foto telanjang berdasarkan atas permintaan dari pengikut Twitter mereka.
Video wanita Kebaya Merah adalah video yang mereka buat berdasarkan permintaan dari salah satu akun anonim di Twitter yang meminta mereka untuk merekam video syur dengan konsep tema 'Resepsionist Hotel'.
Saat ini keduanya telah ditahan di Rutan Polda Jatim menunggu tuntutan hukum atas kasus dengan pasal pornografi. Kedua tersangka tersebut menghadapi ancaman hukuman 5 tahun penjara atas perbuatan asusila mereka.
Tag
Berita Terkait
-
[WOW] Viral Video Lebih Panas dari Kebaya Merah
-
Wanita Pemain Video Kebaya Merah Diduga Pasien Rawat Jalan RSJ Menur Surabaya
-
Terpopuler: Kebaya Merah Terima Video Pesanan Hingga Fakta Isla Summer
-
Kebaya Merah Ternyata Layani Video Seusai Permintaan, Kenapa Sih Orang Masih Hobi Nonton Begituan?
-
Terungkap Sudah Wajah Sosok Pemeran Video Panas, Dikira Selebgram Bali
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Atas Nama Sahur, Sampai Kapan Kebisingan yang Kehilangan Adab Dimaklumi?
-
Ketahuan? Netizen Curiga Inara Rusli Pakai Akun Palsu untuk Balas Komentar Nyinyir
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
Minta Maaf di Era Broadcast: Kegelisahan Pribadi Menjelang Idulfitri
-
Olla Ramlan Go International Lewat Serial Walid Season 2, Perankan Anak Kiai yang Manipulatif
-
Respati Ardi Pastikan Disnaker Solo Buka Posko Aduan THR, Ini Alurnya
-
Divonis 8,5 Tahun, Eks Bupati Lampung Timur Wajib Kembalikan Rp3,9 Miliar Kasus Pagar Rumah Dinas
-
Rudy Susmanto Kembali Rombak 21 Pejabat Kabupaten Bogor, Cek Daftar Lengkapnya