Terkuaknya bayar mahal masuk Polri, setelah terjadinya dugaan penganiayaan dan pengancaman terhadap seorang perempuan di Tangerang, Banten.
Perempuan itu sebut saja RD, menceritakan kisah pilunya. Ia mengaku kalau telah diperkosa oleh seorang Kapolsek Pinang Iptu MT beberapa waktu lalu.
Pelecehan seksual tersebut RD alami setelah membuat laporan kepolisian terkait kasus yang ia alami, yakni pengancaman dan penganiayaan.
Sebagai kantor yang memberi rasa keadilan, melindungi dan mengayomi dan melayani masyarakat, laporan korban pun dilayani. Korban kala itu membuat laporan kasusnya 11 Juli 2022 di Polsek Pinang Ranti.
Sebagai institusi yang melayani masyarakat, Iptu MT mengajak korban RD bersua di luar kantor polisi, tertanggal 18 Juli 2022.
Sebagai pencari keadilan atas kasusnya, RD pun tak menolak ajakan dari MT dengan makan malam. RD mengira pertemuan itu untuk membahas kasus yang ia alami.
Rupanya, masih keterangan RD, pertemuan mereka bukan soal bahas kasus penganiayaan dan pengancaman yang ia alami.
Melainkan ajakan pergi ke salah satu hotel. RD sempat menolak ajakan tersebut, hingga terjadi dugaan perkosaan terhadap korban penganiayaan itu.
Korban RD lantas mengadu kembali ke kantor yang mengusung slogan “Melindungi, Mengayomi dan Melayani Masyarakat” yang sangat kental di tengah masyarakat, tepatnya di Polres Metro Tangerang Kota.
Baca Juga: [WOW] Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Masuk Dunia NFT
Dalam perjalanan membuat laporan atas kasus dugaan perkosaan oleh Kapolsek Pinang Ranti Iptu MT ke Polres Metro Tangerang Kota. RD mengaku lagi kalau salah satu dari ajudan MT mengintimidasinya.
"Bilangnya begini 'jangan gara-gara kamu karir aku jadi kacau aku bayar mahal-mahal masuk polisi. Jadi hancur karena kamu,'" kata RD menirukan kalimat dari oknum Polri itu.
Sebelumnya korban RD juga mendapat ajakan untuk berdamai, tapi ia tolak. Menurut korban, banyak kejadian berujung pemaksaan damai dan ada penandatanganan palsu juga ada.
"Tadi semuanya sudah saya berikan dan kasih tau ke sana (Polda Metro Jaya)," kata RD, perempuan yang mencari keadilan.
Kasus RD, perempuan yang semula butuh perlindungan atas penganiayaan dan pengancaman, lalu jadi korban dugaan perkosaan atas oknum anggota Polri. Kini berada di meja penyidik Polda Metro Jaya (Propam-red).
Hal itu kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, baru-baru ini.
Adapun Kapolsek Pinang Ranti berpangkat Iptu bernama M Tapril, Ia dipindah tugaskan ke Pelayanan Masyarakat Polda Metro Jaya sejak 29 Oktober 2022. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Novel Epilog Mushoku Tensei Resmi Tamat, Volume Terakhir Rilis November
-
Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026
-
Yoyok Sukawi Pastikan PSIS Semarang Bebas dari Larangan Transfer FIFA
-
KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Pendampingan Desa Wisata agar Naik Kelas
-
Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!
-
4 Serum Tea Tree Rawat Kulit Berjerawat Tanpa Iritasi untuk Cegah Breakout
-
Tampil Gila di Piala Dunia 2026, Vozinha Layak Menunda Masa Pensiunnya!
-
Tren Finansial Gen Z: Cash Stuffing vs Dompet Digital, Pilih yang Mana?
-
Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro