Rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Presidensi G20 telah usai. Presiden Jokowi telah secara resmi menutup Pertemuan KTT G20 Tahun 2022 yang digelar di Bali selama dua hari pada 15-16 November 2022.
Penutupan itu pun disertai dengan penyerahan tampuk kepimpinan G20 selanjutnya dari Indonesia ke India.
Adanya banyak cerita unik dan menarik selama berlangsung KTT G20 di bali tersebut. Salah satunya yakni momen ketika beberapa orang kepala negara lain menggunakan pin gunungan wayang yang menjadi simbol ciri khas KTT G20 Indonesia.
Jika dicermati lebih detail, cara pemasangan pin gunungan wayang yang digunakan oleh Jokowi berbeda dengan para kepala negara lainnya.
Sebut saja Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, ia tampak memasang pin gunungan wayang pada jasnya terbalik saat disambut oleh Jokowi.
Kemudian, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, yang juga memasang pin logo wayang itu dengan cara terbalik saat berjalan ke lokasi pertemuan KTT G20.
Lalu ada lagi, Presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Mohamed bin Sayed Al Nahyan dengan baju khas Arabnya yang berwana putih saat bersalaman dengan presiden Jokowi, pin gunungan wayang yang ia kenakan juga tampak terpasang terbalik.
Dan terakhir adalah Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, yang juga tamapk mengenakan pin gunungan wayang pada jas nya terpasang dalam posisi terbalik.
Sedangkan Presiden China, Xi Jinping jutru terlihat tidak mengenakan pin atau simbol apapun yang mewakili dirinya sebagai delegasi China, termasuk pin gunungan wayang tersebut pada setelan jasnya.
Baca Juga: Hormati Qatar, Hugo Lloris Ogah Kenakan Ban Kapten Warna Pelangi di Piala Dunia 2022
Untuk diketahui, pin gunungan wayang dengan warna kuning keemasan itu memang telah menjadi identitas Indonesia sebagai Presidensi G20.
KTT G20 Indonesia Resmi Ditutup
Proses penutupan KTT G20 ditandai dengan lima kali ketukan palu yang dilakukan oleh Presiden Jokowi.
"Dengan ini saya nyatakan dengan ini G20 di Bali di Indonesia ditutup," kata Jokowi sebagaimana dikutip melalui YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/11/2022).
Selain itu, presidensi Indonesia juga menghasilkan concrete deliverables yang berisi daftar proposal proyek, program atau inisiatif yang mengambil tema dari kelompok kerja (working groups) G20 tahun ini.
Menurut Presiden Jokowi, proyek kerja sama inilah yang akan membantu membumikan kerja G20 lebih dekat dengan rakyat atau masyarakat.
“Memastikan G20 bermanfaat tidak saja untuk anggotanya, namun juga bagi dunia, dan utamanya negara-negara berkembang. Let us recover together, recover stronger,” ucap Jokowi.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Tutup KTT G20 Serahkan Presidensi ke PM India
-
Sarapan pagi dengan Anies, Makan Siang Gibran dengan Ganjar di Warung Sederhana
-
Masih Ingat Spanduk Jokowi Merakyat? Ini 5 Koleksi Tas Branded Iriana Jokowi Usai 8 Tahun Jadi Istri Presiden
-
Multitalenta Menteri PUPR Basuki Hadimuljomo saat Nyamar jadi Fotografer Tamu Presiden G20
-
Momen Sri Mulyani Pakai Alat Penerjemah Terbalik saat Pidato Jokowi di G20 Bikin Salfok
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah
-
Bakal Hadiri May Day 2026 di Monas, Prabowo Subianto Siapkan 'Kejutan' untuk Buruh
-
Yayasan Puteri Indonesia Cabut Gelar Jeni Rahmadial Fitri Imbas Kasus Medis Ilegal
-
Lasarus PDIP: Pintu Kereta Api Jadi Akar Masalah, Harus Diurus Pemerintah Pusat
-
Ada Apa di RS AR Bunda Prabumulih? Pasien Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Saat Subuh
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Polisi Gandeng KNKT Usut Kecelakaan Maut KRL Bekasi: Human Error atau Gagal Sistem?
-
BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'
-
El Rumi Langgar Protokol Istana Demi Satukan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Berakhir Canggung
-
Masinis PT KAI Bagikan Simulasi Saat KRL Melakukan Pengereman Mendadak