Serang.suara.com - Sebanyak 700 tahanan militer Myanmar akan bebas. Sederet dari mereka termasuk pejabat tinggi dari negara asing seperti Australia, Jepang, jurnalis dan para selebriti, menurut laporan salah satu pejabat kepada kantor berita lokal setempat.
Pejabat tersebut menuturkan, para pemimpin junta militer Myanmar akan membebaskan mereka, tepat di momen memperingati Hari Nasional. Kemudian sekait dengan tergulingnya masa pemerintahan Aung San Suu Kyi, atas kudeta.
"Ada 700 tahanan termasuk mantan duta besar Inggris, jurnalis Jepang, penasihat Australia atau duta besar di masa Aung San Suu Kyi, selebriti dan lainnya," kata seorang pejabat senior, baru-baru ini.
Menukil dari laporan AFP, Kamis (17/11/2022) warga negara asing seperti pejabat terdiri mantan utusan Inggris Vicky Bowman, penasihat ekonomi Australia Sean Turnell dan jurnalis Jepang Toru Kubota akan bebas.
Memastikan hal tersebut, serang.suara.com telusur data dari dewan militer, seperti dikabarkan Myanmar Now (kantor berita independen-red) menuliskan, Junta Myanmar membebaskan para tahanan dan memberikan pengampunan kepada hampir 6.000 tahanan di Hari Nasional Myanmar.
"Pada Hari Nasional, dewan militer mengumumkan bahwa hampir 6.000 tahanan dibebaskan. Di antaranya adalah empat orang asing dan 11 selebriti," tulis laporan kantor berita tersebut.
Sementara itu Juru bicara pemerintah Zaw Min Tun mengatakan kepada Voice of Myanmar dan Yangon Media Group, bahwa telah membebaskan seorang warga Amerika Serikat yang tidak dikenal. Ia juga telah bebas dan dideportasi ke negaranya.
Sayangnya, tidak ada konfirmasi secara independen terkait pembebasan para tahanan termasuk warga Amerika Serikat itu, melansir dari MRTV kelolaan pemerintah Myanmar.
48 Jurnalis Tetap Jadi Tahanan
Kubota, 26 tahun merupakan salah satu dari 48 jurnalis dari berbagai negara yang ditahan oleh militer Myanmar saat kudeta pemerintahan Suu Kyi.
Baca Juga: Kasus Cerai Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi: Mediasi Tidak Gagal
Jurnalis Jepang, Kubota ditahan sejak Juli saat terjadi demonstrasi anti pemerintah di Yangon bersama dua warga negara Myanmar, dengan hukuman penjara 10 tahun.
Terkait pembebasan dan kecaman dari berbagai negara terhadap Myanmar, salah satu sumber Kedutaan Jepang untuk Myanmar menyampaikan, kalau wartawan Kubota akan bebas oleh Junta Militer Myanmar," melansir dari laporan AFP.
"Kubota telah berangkat ke Jepang," sambungnya.
Kubota merupakan adalah jurnalis asing kelima yang ditahan di Myanmar setelah penahanan terhadap, warga Amerika Serikat, Nathan Maung, termasuk Danny Fenster, Robert Bociaga dari Polandia dan Yuki Kitazumi dari Jepang.
"Semuanya bakal dibebaskan dan dideportasi ke negara masing-masing," katanya sumber itu.
Adapun laporan dari pantauan kelompok ASEAN, bahwa sebanyak 48 jurnalis dari berbagai kantor berita berbagai negara hingga Maret 2022 masih dalam tahanan.
Sampai-sampai keluarga berkumpul di luar penjara Insein di Yangon menjelang hari pembebasan mereka, ucap salah satu reporter Agence France Presse. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia
-
2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam
-
Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT
-
Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan
-
Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit
-
Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing
-
Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim