Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 Bali, di Indonesia, 15-16 November 2022 membawa pengaruh bagi Britania Raya.
Bahkan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak bakal mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Pangeran Charles di London.
Perdana Menteri Rishi Sunak saat di KTT G20 Bali membeberkan, bahwa Inggris siap menjalin kerja sama dengan sejumlah negara di Indo Pasifik termasuk Indonesia.
Ini merupakan terobosan Rishi Sunak untuk membuka jalan bagi Inggris setelah Britania Raya keluar dari Uni Eropa (Brexit).
Meskipun baru dalam tatanan negara dan pemerintahan di Kerajaan Britania Raya, Sunak meyakini Inggris bisa mengimbangi serta menjalin kerja sama dalam membahas isu global, seperti pada poin pertemuan KTT G20 Bali.
Asisten Perdana Menteri Inggris mengatakan, Sunak saat ini berada di posisi mentereng, bahkan dengan kebijakan luar negeri Rishi Sunak jauh lebih baik dari pada para pendahulunya, Boris Johnson dan Liz Truss.
"Bapak (Rishi Sunak-red) akan jadi perhatian dunia di Asia Tenggara," kata asisten itu, melansir dari laman politico, Kamis (17/11/2022).
Sama-sama kita ketahui bahwa Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak merupakan pengganti Boris Johnson dan Liz Truss pasca meninggalnya Ratu Elizabeth II, 8 September 2022 di Istana Balmoral, Britania Raya.
Profil Biodata Rishi Sunak, ia merupakan pria berasal keturunan berdarah India dan berkebangsaan Inggris. Setelah orang tua dari Sunak menetap tinggal di Inggris sejak migrasi dari Afrika Tenggara ke Inggris pada tahun 1960-an.
Baca Juga: Junta Militer Myanmar Bakal Bebaskan 700 Tahanan, Termasuk Jurnalis, Selebriti dan WNA
Sunak salah seorang berlatar belakang Asia pertama sebagai perdana menteri di Ibukota Inggris. Kedatangan PM Rishi Sunak di KTT G20 di Indonesia merupakan peluang besar.
Menurut salah seorang tokoh yang tidak ingin namanya dicantumkan meyebut, PM Rishi Sunak pandai mencuri peluang terkait kebijakan politik luar negerinya.
Kesempatan Rishi Sunak terbuka lebar dalam menjalin hubungan kerja sama dengan beberapa negara di kawasan Indo-Pasifik, termasuk tuan rumah KTT G20 tahun ini, Indonesia.
Pasalnya Indonesia netral, karena tidak bersekutu dengan Barat maupun Rusia atau China. Artinya, Inggris sudah memetakan mana negara yang akan menjadi kawasan untuk diajak kerja sama dalam perluasan kerja sama di wilayah tersebut. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
29 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 April 2026: Skuad Impian Spanyol Menanti, Auto Win Terjamin
-
Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025
-
Perkuat Layanan, Kanwil Ditjenim Sumut Jajaki Pembentukan Kantor Imigrasi Tebing Tinggi
-
Alat Berat Tenggelam di Lumpur, BRI Insurance Cairkan Klaim Rp1,1 Miliar untuk Nasabah
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK
-
Viral Dugaan Jual Beli Jalur Tambang Pongkor, PT Antam Investigasi Oknum Internal
-
Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci
-
Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Doctor on The Edge: Chemistry Lee Jae Wook dan Shin Ye Eun Wajib Ditunggu
-
Prabowo Tancap Gas Hilirisasi, 13 Proyek Rp119 Triliun Digulirkan