Serang.suara,com - Sebanyak 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat miliki potensi bencana alam gempa bumi. Hal itu menurut data kajian inaRISK, Senin (21/11/2022).
InaRISK mengurai kalau dari 32 kecamatan di Cianjur itu potensi bahaya gempa mulai dari kategori sedang sampai tinggi atau berat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemda dan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, siap siaga menghadapi ancaman bahaya gempa bumi.
Sebelumnya gempa bumi darat bermagnitudo (M) 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Menurut BMKG gempa bersumber 10 Km barat daya Cianjur, peristiwa itu mengakibatkan rumah atau bangunan hancur, termasuk longsor.
Sementara itu berdasar catatan dari BPBD dan BNPB terdapat korban jiwa, dan tercatat sementara 5 warga meninggal dunia pasca gempa bumi Cianjur, yang terjadi Senin 21 November 2022.
"BPBD setempat masih melakukan pendataan korban dan kerusakan akibat dampak gempa," kata Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB melalui keterangan resminya yang masuk ke serang.suara.com.
17 Warga Meninggal Dunia Pascagempa M5.6 Cianjur
Peristiwa gempa bumi yang terjadi Senin (21/11) siang dengan pusat gempa berada di 10 KM barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur di beberapa daerah terdampak.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, BNPB terus melakuan upaya penanganan bencana gempa bumi di Cianjur
Baca Juga: Kondisi Halaman RSUD Dipenuhi Korban Gempa Cianjur, Petugas Medis Berjibaku Bantu Warga
"17 warga meninggal dunia dan 19 orang warga alami luka-luka cukup berat," kata Suharyanto saat melakukan keterangan pers Senin (21/11) pukul 16.15 WIB.
BNPB akan menempatkan satu unit helikopter untuk mempermudah penanganan darurat bencana, evakuasi dan pendistribusian logistik ke lokasi-lokasi terisolir. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Kim So Hyun dan Song Kang Berpotensi Reuni di Drama Romantis White Scandal
-
PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026
-
Terpopuler: 6 HP Tahan Banting buat Jangka Panjang, Samsung Galaxy S26 Bisa Dicicil Rp600 Ribu
-
Menebar Kebaikan di Bulan Suci, FISTFEST Berkolaborasi dengan Waroeng Steak
-
Justin Hubner Cetak Gol Penentu Kemenangan Fortuna Sittard Lawan NEC Nijmegen di Liga Belanda
-
4 Moisturizer Korea Peptide Dukung Produksi Kolagen, Bikin Plumpy dan Sehat
-
Samsung Galaxy S26 Series Resmi Meluncur, Intip Spesifikasi dan Harganya
-
Tasya Farasya Minta Maaf, Disebut Memutus Rezeki Orang Usai Host 'Halo Kakak' Mundur
-
Siapa Bunga Sartika? Host Konten 'Halo Kakak' Mundur Usai Disindir Tasya Farasya
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!