/
Selasa, 22 November 2022 | 15:35 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Ketua DPR RI Puan Maharani. (Suara.com/Ari Welianto)

Munas HIPMI Solo berbuntut ricuh saat para pengusaha muda Indonesia itu menggelar Munas ke-17 di  Solo, Jawa Tengah.

Solo merupakan lokasi Munas HIPMI 2022, daerah yang merupakan anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka memimpin Solo, sebagai Wali Kota Solo.

Insiden terjadinya keributan hingga baku hantam sesama pengusaha muda Indonesia itu, penyelenggara Munas HIPMI buka suara.

Ketua Organizing Committee (OC) Munas HIPMI XVII, Muhammad Ali Affandi pada kesempatannya menyampaikan, peristiwa kericuhan di Munas ke-17 HIPMI 2022 masih mereka selidiki.

Sebab banyak versi yang mewarnai terkait keributan antara pengusaha muda di Solo, Jawa Tengah. Muhammad Ali Affandi juga mengakui insiden tersebut.

Katanya, kericuhan atau peristiwa saling baku hantam itu terjadi sekira pukul 23.30 WIB, Senin (21/11/2022) malam. Kejadian itu terjadi saat sidang pleno dan mau berakhir.

"Jadi kami sedang selidiki apa pemicu dari keributan itu. Sebab itu di luar rapat pleno berlangsung," ujar Ketua OC Munas HIPMI XVII, Muhammad Ali Affandi, Selasa (22/11/2022).

Menurut Ali, kemungkinan ada komunikasi yang tidak menyambung, sehingga terjadi hal tersebut. "Kami lagi koordinasi, karena banyak versi terkait insiden itu," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membuka resmi Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau Munas ke XVII HIPMI, Senin (21/11/2022).

Baca Juga: Rekomendasi Tim Independen, Dua PNS Pemerkosa Pegawai Kemenkop UKM Harus Dipecat

Presiden telah menitip pesan, agar para pengusaha mampu menjaga kondusif tas. Agar ekonomi negara tetap terjaga.

Terkait insiden tersebut Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka turun tangan, dan meminta agar Munas HIPMI segera diselesaikan.

"Kejadian kecil aja," jelas Gibran, saat dimintai pemicu baku hantam itu.

Sekadar mengetahui bahwa Munas HIPMI 2022 merupakan rapat tertinggi dalam memilih Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI yang baru. [*]

Load More