Efek pencabutan stiker beridentitas "gereja" di tenda pengungsian untuk warga korban gempa Cianjur, Jawa Barat membuat warga resah. Mengantisipasi hal itu Polres Cianjur memanggil dan memeriksa pimpinan organisasi masyarakat yang copot stiker tulisan tersebut.
Pasalnya, menurut Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, masyarakat resah dan mereka tidak mempersoalkan hal pencopotan tulisan di tenda bantuan untuk warga korban gempa bumi Cianjur, yang terjadi Senin (21/11/2022).
AKBP Doni Hermawan mengimbau semua pihak di Cianjur untuk saling bertoleransi dalam hal menerima bantuan dari berbagai pihak, termasuk lintas agama yang turut serta membantu puluhan ribu warga terdampak gempa.
"Kami sudah periksa pimpinan ormas yang mencabut stiker itu. Mereka berjanji tidak akan mengulangi. Saat ini warga membutuhkan berbagai bantuan, termasuk tenda, sejak kejadian pencabutan stiker di tenda membuat warga resah karena mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut," kata Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan.
Aksi solidaritas lintas agama dengan memberi bantuan tenda untuk korban gempa bumi di Cianjur, telah tersebar di beberapa lokasi pengungsian di Kecamatan Cugenang.
Kepolisian sebut, AKBP Doni Hermawan bakal mengawal setiap bantuan bersumber dari lintas agama termasuk pendistribusian.
"Saya berharap ini tidak mengurangi rasa kepedulian warga atau donatur lintas agama, etnis dan lainnya dalam meringankan beban warga korban bencana di Cianjur," ungkap Doni Hermawan.
Sambungnya, "Niatnya tentu sama untuk meringankan beban korban bencana yang sedang membutuhkan bantuan".
Sebelumnya Viral video di media sosial beberapa orang copot tulisan 'Gereja Reformed Injili Indonesia'. Slogan tersebut tertera di salah satu tenda pengungsian korban gempa Cianjur, Jawa Barat.
Tenda tersebut berwarna biru bagian atasnya dan slogan bertuliskan 'Gereja Reformed Injili Indonesia' ada tepi penutup tenda pengungsian korban gempa bumi Cianjur.
Dalam video viral yang beredar tersebut, belum ada diketahui lokasinya di Cianjur, terutama lokasi slogan 'Gereja Reformed Injili Indonesia' yang tertera di tenda pengungsian warga korban gempa tersebut.
Video itu viral sejak diunggah Sabtu (26/11/2022) dengan narasi di dalam video viral itu 'pembongkaran' sembari tertawa.
Selain itu dalam video tampak kopiah dan baju koko merekam penanggalan slogan tulisan yang ada di tenda pengungsian. Bukan cuma satu orang, warga juga turut serta mencopot banner tulisan tersebut. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
-
Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal
-
'Perempuan di Titik Nol': Kisah Luka, Perlawanan, dan Harga Diri Perempuan di Masyarakat
-
Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK
-
4 Rekomendasi HP Infinix Baterai Jumbo Paling Murah yang Tahan Lebih dari Dua Hari
-
Respons Jay Idzes Jelang Dilatih John Herdman, Tebar Optimisme ke Timnas Indonesia
-
Huawei Watch GT Runner 2 Meluncur Global: Smartwatch Ringan dengan Fitur Lari Canggih
-
Sang Kakak Ungkap Pertimbangan Jenazah Cucu Mpok Nori Ditumpuk