Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengembangan terkait kasus suap yang melibatkan wakil ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak dengan menggeledah kantor tiga pejabat tinggi Pemprov Jatim, yakni Gubernur Khofifah, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, dan Sekretaris Daerah Adhy Karyono.
KPK menetapkan Sahat Tua P. Simandjuntak (STPS) sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya, yakni Rusdi (RS), yang disebut ahlinya. Staf dari Sahat Tua, Abdul Hamid (AH), Kepala Desa Jelgung, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, yang juga Koordinator Pokmas (Kelompok Masyarakat), dan Ilham Wahyudi (IW) alias Eeng, Koordinator lapangan Pokmas.
Sahat diduga memanfaatkan jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim yang meminta imbalan bayaran karena telah membantu meloloskan usulan penerimaan dana hibah dari APBD Jatim tahun 2021 dan 2022 yang telah dialokasikan sebesar Rp6,7 triliun.
Gubernur Khofifah Angkat Bicara
Pasca penggeledahan KPK di ruang kerja Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa pun kemudian buka suara. Dirinya membantah terkait adanya dokumen Gubernur dan Wagub Jatim yang dibawa penyidik KPK.
Sebelumnya, klarifikasi Khofifah tersebut berbeda dengan pantauan awak media yang berada lokasi saat penggeledahan terjadi. Saat itu penyidik terlihat tengah membawa tiga koper yang diduga berisi dokumen, meski belum diketahui secara pasti dokumen apa yang mereka bawa itu.
"Yang terkonfirmasi di ruang gubernur tidak ada dokumen yang dibawa, di ruang wagub tidak ada dokumen yang dibawa. Di ruang sekda ada 'flashdisk' yang dibawa. Posisinya seperti itu," kata Khofifah di Mapolda Jatim, di Surabaya, Kamis (22/12/2022) hari ini.
Gubernur Khofifah pun menegaskan jika dirinya dan Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak serta Sekda Provinsi Jatim, Adhy Karyono menghormati prosedur yang sedang dijalankan oleh KPK.
"Kami semua jajaran Pemprov Jatim siap untuk membantu mendukung data jika dibutuhkan KPK," ujar Khofifah.
Baca Juga: Di Target KPK? Gubernur Khofifah Terseret Suap Dana Hibah APBD Jatim, ada Temuan Uang Rp 1 Miliar
Gubernur Khofifah jadi Target KPK?
Sejauh ini, KPK belum memberikan informasi terkait penggeledahan di kantor DPRD Jatim dan kantor Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil serta Sekda Jatim, KPK justru menyatakan penggeledahan di tempat kerja tiga pejabat tinggi Pemprov Jatim terkait kasus yang menjerat Sahat P. Simanjuntak.
“Betul, hari ini tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di Kantor Gubernur, Wagub, Sekretariat Daerah dan Bappeda Jatim di Surabaya,” kata Kepala Bagian Pelaporan KPK Ali Fikri di Jakarta kemarin, Rabu (21/12/2022).
Berdasarkan pantauan lokasi, penyidik KPK membawa tiga koper saat menggeledah ruang kerja Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menggeledah yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Surabaya.
Penyidik KPK juga menggeledah ruang kerja Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, bertempat di lantai dua gedung utama. Kemudian, penyidik KPK meninggalkan ruang kerja Karyono pada pukul 19.36 WIB dengan membawa tiga koper yang ditemukan saat penggeledahan.
Tiga koper dibawa oleh beberapa petugas KPK berbaju kemeja dan menyandang tas ransel. Beberapa dari mereka juga mengenakan rompi berwarna krem berlogo KPK.
Koper-koper itu kemudian dimasukan kedalam tiga mobil jenis MPV yang telah terparkir di luar gedung utama.
Penyidik KPK menghabiskan waktu selama lebih dari enam jam untuk menggeledah kantor tiga pimpinan tertinggi Jawa Timur itu, dimulai pukul 11.00 hingga 19.36 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Di Target KPK? Gubernur Khofifah Terseret Suap Dana Hibah APBD Jatim, ada Temuan Uang Rp 1 Miliar
-
Kasus Suap Sahat Tua, KPK Amankan Dokumen Penyusunan Anggaran saat Geledah Ruangan Gubernur dan Wagub Jatim
-
Ruang Kerjanya Digeledah KPK, Tengok Harta Kekayaan Milik Gubernur Khofifah
-
Usai Penggeledahan, KPK Buka Peluang Periksa Gubernur Khofifah Dan Wagub Emil
-
Ruang Kerja Khofifah Indar Parawansa Cawapres 2024 Digeledah KPK
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bukan Cuma Masjid Jogokariyan! Ini 6 Lokasi 'Emas' Takjil Gratis Ramadan 2026 di Jogja
-
Purbaya Akui Indonesia Tak Berpihak ke Ekonomi Syariah, Singgung Peran Menteri Agama
-
Ini Jadwal Lengkap Atraksi Barongsai Imlek 2026 di Semarang
-
Lim Subeen Single's Inferno 5 Berpeluang Main Drama Bareng Kim Woo Bin
-
POCO C81 Pro Lolos Sertifikasi, Diprediksi Jadi HP Murah Rp1 Jutaan
-
Pelumas Baru Motul untuk Efisiensi Bahan Bakar Motor yang Lebih Baik
-
Langkah yang Bicara: Kisah Fai dan Perjuangan Membangun Ruang Inklusi
-
Tiket ke Liga Nasional Hangus! Kisah Pilu PSIR Rembang Didiskualifikasi Gara-Gara Suporter FOMO
-
Atletico Madrid Kalah Telak dari Rayo, Diego Simeone dan Jan Oblak Bersitegang
-
Bahlil Bongkar Borok Produksi Minyak: 22 Ribu Sumur Nganggur!