Pesohor Aldi Taher melakukan aksi nyata guna membantu meringankan biaya pengobatan presenter Indra Bekti yang kink tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat.
Model dari video clip Ada Band ini mengaku akan menjual jam tangan pemberian mantan istrinya Dewi Perssik serta sebuah gitar yang sudah menemaninya selama sembilan tahun.
"Bismillah saya lelang atau jual gitar dan jam tangan spesial saya. Gitar yang sudah menemani saya selama kurang lebih sembilan tahun," kata Aldi Taher di Instagram pada Senin (2/1/2022).
Mantan personel grup musik Radio Band bersama Raffi Ahmad dan Irwansyah ini mengaku bahwa gitarnya ikut membantu dalam proses pembuatan lagu garapannya.
"Gitar ini saya pakai dalam pembuatan lagu Bapak Mana Bapak (Wakwaw), Nissa Sabyan I Love You So Much dan Lesti Sayang Rizky Billar," sambungnya lagi.
Artis yang pernah terlibat dalam sketsa komedi Tawa Sutra bersama Arie Untung dan mendiang Budi Anduk akan menjual gitarnya seharga Rp10 juta.
"Insya Allah saya buka harga Rp 10 juta. Insya Allah ada dermawan yang minat, insya Allah semua uang dari hasil jual gitar dan jam saya serahkan ke istrinya kak @indrabekti yaitu kak @dhila_bekti," tuturnya.
Sedangkan jam tangan pemberian mantan istrinya Dewi Perssik, Aldi Taher akan membuka diharga Rp15 juta.
"Jam ini mempunyai kenangan yang indah. Dibelikan oleh mantan istri saya yang baik hati yaitu bunda @dewiperssik9. Waktu itu harganya Rp 15 juta @oakley original titanium," beber Aldi Taher.
Baca Juga: Samsung Galaxy S23 Bakal Punya Penyimpanan 256GB
Personel boy band Trio Ubur-ubur ini mengaku akan memberikan seluruh hasil penjualannya ke keluarga Indra Bekti. Tidak lupa dia pun turut mendoakan agar sang presenter tersebut segera pulih dari sakitnya.
"Bismillah Insya Allah cepet sembuh kak," ungkapnya
Seperti diketahui istri Indra Bekti, Adellia Jelita membuka penggalangan dana untuk perawatan suaminya yang tengah berjuang untuk sembuh setelah mengalami pendarahan otak.
Tag
Berita Terkait
-
Indra Bekti Mendadak Drop dan Alami Pendarahan Otak, Raffi Ahmad Makin Waspada
-
Aldila Jelita Bungkam Netizen Jual Tas Mewah Buat Pengobatan Indra Bekti, Berapa Persen Alokasi Asuransi?
-
Adik Ipar Indra Bekti Klarifikasi Soal Penggalangan Dana: Sekarang Biayanya Udah Hampir Rp 1 Miliar
-
Video Indra Bekti Pakai BPJS Viral, Kenapa Sekarang Tidak Digunakan?
-
Buka Penggalangan Dana, Istri Indra Bekti Dicibir Warganet
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi