Modus penculikan anak di bawah umur tepatnya di SDN 05 di Joglo, Jakarta Barat mulai terungkap. Informasi tersebut kami dapatkan dari Kepala SDN 05 Joglo, Nenah Rosita, Kamis (26/1/2023) kemarin.
Kepala Sekolah (Kasek) 05 Joglo, Jakarta Barat kepada jurnalis mengatakan, kalau peristiwa itu sempat menyisakan trauma bagi anak-anak dan sekolah.
Walau demikian, aku Nenah Rosita pihak sekolah sudah menambah pengawas dan koordinator kelas (korlas). Lalu seperti apa modus dari aksi penculikan empat anak SD di Joglo tersebut.
Kepala SDN 05 Joglo, Nenah Rosita membeberkan, kalau tiga orang tidak dikenal (OTK) sedang berada di taman bermain di area sekolah saat itu.
Kemudian dari mereka mengimingi para murid uang sebesar Rp300 ribu, bila calon korban mau berangkat bareng mereka.
Secara perlahan Nenah mengulang kembali kisah yang terjadi, Jumat (20/1/2023) itu.
Nenah mengatakan, sebelum kejadian, para anak-anak sedang bermain di taman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Joglo.
Ketika itu memang situasinya merupakan jadwal murid pulang sekolah, atau sekira pukul 17.00 WIB. Nenah kemudian melihat ada tiga orang tidak dikenal.
"Satu orang sedang merayu korban, sementara dua lagi berada di luar menunggu," kata Nenah Rosita.
Baca Juga: Link Baca One Punch Man Chapter 179 - Seri Buku Komik, Lengkap Sinopsis dan Free Download
Ketika kejadian rencana aksi penculikan anak bawah umur itu menyita perhatian Nenah. Sebab satu dari calon korban penculikan teriak.
Para pelaku kemudian melarikan diri, setelah Nenah Rosita menghampiri lokasi kejadian.
"Murid cewek itu teriak lalu bilang gue laporin polisi lo," sontak para pelaku kabur bersamaan dengan Nenah datang dan mengorek informasi dari para murid kesayangannya itu.
Situasi saat itu bagaimana bu? saat itu memang lagi ramai yang lewat, jadi murid tadi teriak dan sebut lapor polisi dengan nada keras membuat tiga pelaku itu kabur terbirit-birit.
Pasca kejadian itu SDN 05 Joglo, Jakarta Barat telah melakukan inovasi untuk mengantisipasi kejadian penculikan anak bawah umur.
"Sekarang kami tambah korlas, ada tiga sekarang. Kemudian lima pengawas di setiap kelas untuk mengawasi anak-anak sepulang sekolah. Ada juga orang tua murid yang membantu dan bersedia menunggu," ungkapnya.
Seperti apa kebiasaan di sekolah ini kalau sudah selesai proses belajar mengajar? Nenah Rosita menjawab, kalau sudah jadwal pulang sekolah, anak-anak biasanya dijemput para orang tua.
Hanya saja saat kejadian itu, keempat siswa tidak dijemput. "Jarak sekolah dan rumah mereka dekat. Efek dari kejadian itu, kami wajibkan orang tua jemput anak, walau rumahnya dekat," ungkap Rosita.
Pihak sekolah juga memastikan, kalau setiap anak yang dijemput harus dicek terlebih dahulu. "Ini salah satu antisipasi kami agar tidak terjadi peristiwa penculikan anak itu kembali lagi," katanya. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi