Muhammad Ali Saga (54) pembuat tangan dan kaki palsu Sanggar Organ Prosthetic di Neglasari, Kota Tangerang, Banten, Minggu (29/1/2023). (SuaraSerang/Wawan Kurniawan)
Bahkan tak jarang juga Ali Saga membuatkan kaki dan tangan palsu secara gratis jika orang yang datang kepadanya itu benar-benar dari kalangan yang tidak mampu.
Di ruangan Sanggar dengan berukuran kira-kira 3x5 meter persegi itu, Ali Saga tak bekerja sendiri, ia dibantu oleh beberapa orang karyawannya yang ia rekrut dari warga sekitar rumahnya.
Sebelum kecelakan di tahun 2005 itu, Ali sempat bekerja disebuah perusahaan periklanan (advertising) di Jakarta. Disanalah Ali belajar bagaimana membuat desain iklan sesuai permintaan klien, belajar membuat gambar 3 dimensi dengan komputer yang akhirnya bisa ia aplikasikan saat merancang tangan atau kaki palsu buatannya.
Tag
- # ali saga
- # maestro organ prosthetic
- # organ prosthetic
- # kaum difabel
- # disabilitas
- # sanggar organ prosthetic
- # kaki palsu
- # tangan palsu
- # jari palsu
- # pembuat kaki palsu
- # maestro kaki palsu
- # muhammad ali saga
- # produk tangan palsu
- # produksi kaki palsu
- # organ tubuh palsu
- # solusi penderita cacat
- # desa karangsari
- # neglasari
- # tengerang
- # produk organ prosthetic
- # servis kaki palsu
- # servis tangan palsu
- # cerita ali saga
- # umkm
- # usahan sosial
- # seputar serang
- # usaha kecil menengah
Komentar
Berita Terkait
-
HUT Holland Bakery Diserbu Warga Hingga Antre, Lagi Diskon 45%
-
Buka Peluang Usaha, Relawan Sandiaga Uno Resmikan Gerai UMKM Hasil Olahan Ikan
-
Libatkan UMKM, Srikandi Ganjar Kalteng dan Perempuan Milenial Belajar Membuat Oleh-oleh Khas Barsel
-
Konsisten Berinovasi, Seluruh Layanan BPJS Ketenagakerjaan Kini Ramah Penyandang Disabilitas
-
Rumah Diteror Kiriman Puluhan Ular Kobra oleh OTK, Wahidin Halim Enggan Lapor Polisi: 'Biasa Politik Tidak Beradab'
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Gaji UMR: Standar Hidup Minimum atau Sekadar Angka Formalitas?
-
Netanyahu Tolak Hentikan Perang: Tangan Kami Masih Menempel di Pelatuk!
-
Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Suami Intan Ternyata Perempuan: Kedok Palsu Terbongkar saat Malam Pertama
-
5 Moisturizer Wardah untuk Memperbaiki Skin Barrier di Usia 30-an, Wajah Lembap Anti Ketarik
-
5 Fakta Motor Listrik Emmo, Viral karena Jadi Kendaraan MBG BGN
-
Farizon Bawa Kendaraan Niaga Listrik Tandai Debut di GIICOMVEC 2026
-
Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!
-
Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 254 Orang, Iran Bakal Balas Dendam?
-
Perkuat Jaringan Irigasi, Gubernur Sulsel Groundbreaking Program MYP Irigasi Soppeng-Bone-Wajo