Pasangan Gita Savitri Devi dan Paul Partohap menjadi sorotan publik setelah sang Blogger melontarkan pernyataan kontroversial bahwa anak merupakan beban dan lebih memilih childfree atau hidup tanpa anak.
Pernyataan kontroversial tersebut menjadi kekecewaan banyak pihak, mulai dari publik figure dan warga Indonesia
Namun, selebgram yang telah menikah dan tidak ingin memiliki anak dengan suaminya Paul Partohap ini rupanya sempat menyampaikan keinginannya punya anak pada 8 tahun lalu.
Psikolog dari Seattle Pacific University Ellen Walker, Ph.D. dalam tulisannya di Psychology Today tentang bagaimana aspek positif dan negatif dari kehidupan tanpa anak atau childfree.
Ia berkata bahwa pilihan hidup apa pun memiliki sisi positif dan negatifnya, dan mengasuh anak atau tidak mengasuh anak tidak berbeda. Mari kita periksa tiga keuntungan dan tiga kerugian dari setiap opsi.
Tiga keuntungan menjadi orang tua:
1. Anda lebih cocok dengan kelompok sebaya Anda.
Hampir setiap orang adalah orang tua, dan jika Anda ingin merasa menjadi bagian dari arus utama, maka mengasuh anak cocok untuk Anda. Tidak menjadi orang tua saat berusia 20-an, 30-an, dan 40-an dapat berarti menghabiskan banyak waktu sendirian, karena teman-teman Anda berkumpul untuk bermain-main dengan anak-anak mereka. Bahkan ketika si kecil tidak ada, percakapan kemungkinan besar tentang apa yang dilakukan anak-anak.
2. Anda memiliki sesuatu untuk difokuskan selain diri Anda sendiri.
Baca Juga: Siapa Sebenarnya Paul Partohap Suami dari Gita Savitri, Ini Dia Faktanya
Fokus diri tidak nyaman bagi banyak orang, dan sejujurnya, memiliki anak segera memberi penekanan pada makhluk yang bergantung ini. Memiliki anak berarti Anda akan memiliki setidaknya 18 tahun fokus tanpa henti pada kebutuhan makhluk lain.
3. Anda tidak pernah bosan.
Bagi seseorang yang kesulitan mengisi waktunya, memiliki anak mungkin bisa menjadi jawabannya. Anda tidak akan punya waktu untuk bosan, karena begitu Anda menghabiskan delapan jam untuk tugas mengasuh anak, Anda akan sangat lelah sehingga Anda siap untuk tidur.
Tiga kerugian menjadi orang tua:
1. Anda memiliki waktu dan energi yang terbatas untuk pengejaran Anda sendiri.
Banyak orang tua yang terlalu kurus, dan mereka menderita karena kurang tidur, tidak punya waktu untuk berolahraga, dan mengabaikan pernikahan yang berakhir dengan perceraian. Belum lagi hobi yang mungkin ingin dikejar seperti seni, perjalanan, menulis, atau golf, dan tidak perlu menunggu sampai masa pensiun emas untuk melakukannya.
Berita Terkait
-
Menyoal Childfree, Bahan Perdebatan Gita Savitri VS Netizen
-
Tak Soal Kesepian di Hari Tua Karena Tak Punya Anak, Suami Gita Savitri: Saya Punya Hobi Sendiri, Kehidupan Sendiri
-
Siapa Sebenarnya Paul Partohap Suami dari Gita Savitri, Ini Dia Faktanya
-
Ogah Berdamai dengan Nikita Mirzani, Laporan Tengku Zanzabella Sudah Masuk Proses Kepolisian
-
Alasan Gita Savitri Memilih Hidup Tanpa Anak, Netizen: Hanya Tuhan yang Bisa Berkehendak
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Jadwal Imsak dan Subuh Hari Ini 3 Maret 2026 untuk Jakarta, Jogja, hingga Jawa Timur
-
3.243 Kasus Kriminal Terungkap dalam Operasi Pekat Musi 2026, Apa yang Terjadi di Sumsel?
-
Rapor Merah Setahun Untuk Kepemimpinan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya
-
Jadwal Imsak Jakarta 3 Maret 2026: Catat Jam Sahur Sebelum Terlambat, Lengkap dengan Doa
-
Imbas Serangan AS-Israel ke Iran, Kontingen Anggar Arab Saudi dan Qatar Tak Bisa Pulang dari Jakarta
-
Catat! Jadwal Imsak dan Waktu Puasa Bandar Lampung Selasa, 3 Maret 2026
-
Warga Palembang Wajib Tahu! Jadwal Imsak 3 Maret 2026 dan Waktu Maghribnya
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Berjuang Pulangkan Ratusan Buruh Migran
-
45 Tahun PTBA: Dari Jantung Tanjung Enim, Transformasi Energi dan Sinergi untuk Negeri Terus Menguat