KPK mulai sigap menanggapi informasi publik, hal ini terkait adanya info bahwa para pegawai dan atau pejabat Kemenkeu sedang ramai menjual motor gede (moge) milik mereka.
Informasi tersebut pasca Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani geram dengan kehidupan hedonis anak buahnya, ditambah dengan meledaknya info harta kekayaan Dirjen Pajak Kemenkeu Rafael Alun Trisambodo, yang telah dicopot dan sedang diperiksa KPK.
Menkeu Sri Mulyani pada kesempatannya waktu itu meminta memerintahkan agar klub moge di internal Direktorat Jenderal Pajak atau DJP dibubarkan.
"Ini mencederai kepercayaan masyarakat," tegas Sri Mulyani.
Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan memastikan bakal memantau penjualan massal motor gede tersebut.
"Kalau dibilang jual massal gitu, ya pastilah, kami pasti amati kalau ada namanya," kata Pahala di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada (1/3/2023).
Kata Pahala Nainggolan, kalau pihaknya sudah membungkus nama-nama pemilik moge Kementerian Keuangan. Dalam waktu dekat menyerahkan daftar nama pemilik moge diserahkan Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan.
"Sekarang kami angkut nama-nama penjualnya ke Irjen Kementerian Keuangan. Ini kan nama-nama ini, pegawai siapa, kita menduga kan ini pegawai Dirjen Pajak," kata Pahala Nainggolan.
Walau demikian, Deputi Pencegahan di gedung KPK tidak ingin terlalu dalam berspekulasi jika yang menggadaikan atau menjual motor adalah pejabat atau pegawai Kemenkeu secara umum.
"Yang jelas nama mereka telah kami punya dan akan menyerahkan ke Irjen Kemenkeu," cakapnya.
Menteri Keuangan Sri Mulyani, Minggu (26/2/2023) mengatakan, telah memerintahkan untuk membubarkan klub motor Belasting Rijder DJP.
Ia juga tidak luput memamerkan bukti foto Dirjen Pajak Suryo Utomo saat menunggangi moto gede.
"Kita ingin Pak Dirjen Pajak Suryo Utomo berikan penjelasan dan menyampaikannya kepada masyarakat, terkait sumber harta kekayaan dan juga melaporkan data entri ke LHKPN," katanya.
"Bahkan apabila moge tersebut diperoleh dan dibeli dengan uang halal dan gaji resmi; mengendarai dan memamerkan moge bagi pejabat/pegawai pajak dan Kemenkeu telah melanggar asas kepatutan dan kepantasan publik,” kata Sri Mulyani melalui akun Instagram @smindrawati, Minggu (26/2/2023).
Berita Terkait
-
Pengacara Ungkap Kesaktian Jeep Rubicon Mario Dandy, Tak Bayar Tol dan Lolos Tilang Eletronik
-
Efek Rafael Alun Trisambodo Diperiksa KPK Bikin Rakyat NU Ogah Bayar Pajak, Begini Reaksi Wapres Ma'ruf Amin
-
Rafael Alun Trisambodo Pantes Tajir Melintir, Bekas Dirjen Pajak Kemenkeu Miliki Saham 6 Perusahaan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Generasi Sekarang Semakin Jarang Jalan Kaki, Kenapa?
-
Solar Tembus Rp27.900/Liter: Masih Worth It Kah Beli Innova Reborn Diesel?
-
4 Rekomendasi Sneakers Stradenine, Sepatu Lokal Asal Surabaya Harga Mulai Rp100 ribuan
-
AS Roma Hajar Fiorentina 4-0, Persaingan Tiket Liga Champions Memanas
-
Manchester City Gagal Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Ditahan Everton 3-3
-
Dikaitkan Pengadaan Program Sekolah Rakyat, Owner Sepatu Lokal Stradenine Tegaskan Tak Terlibat
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson
-
Dipermalukan Nottingham Forest, Chelsea Telan 6 Kekalahan Beruntun
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal