/
Kamis, 02 Maret 2023 | 17:24 WIB
Ilustrasi banjir di cengkareng. (ANTARA FOTO/Prabanndaru Wahyuaji)


“Tugas kami mengevakuasi korban terdampak banjir, menghimbau warga untuk siaga, ketiganya berkoordinasi pada OPD terkait dinas sosial, kesehatan, kemudian PUPR, kemudian kita koordinasikan dengan organisasi lain seperti Tagana dan PMI.” Maryono menjelaskan.

Mitigasi yang dilakukan, yakni menyediakan fasilitas kesehatan dan logistik kepada warga yang terdampak banjir. Pihaknya juga melakukan upaya penyedotan air di lokasi banjir.


“Penyedotan air bagi warga yang ada genangannya ada pembuangan air, tapi bagi yang tidak ada pembuangan, maka tidak ada dilakukan penyedotan karena akan terbalik ke area sana,” ujarnya.


Menurut data BPBD Kota Tangerang, RW 4 RT 4 terendam banjir setinggi 40 sentimeter, yang menimpa hingga 15 kepala keluarga.

Kemudian RW 5 di RT 1 dan 2 dengan ketinggian air mencapai 30 centimeter yang terdiri dari 60 KK yang terkena dampaknya.


RW 7 di RT 2 dan 4 dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter, sedangkan warga yang terdampak hingga 110 KK.

RW 10 di RT 1, 2, 3, 4, 5 dengan tinggi air banjir mencapai 50 centimeter dengan total sebanyak 250 KK yang terdampak.

Load More