Pengungsi korban banjir di Rawa Bokor, Kecamatan Benda, Kota Tangerang kini mulai terserang penyakit kulit. Bagian tubuhnya gatal-gatal setelah berjuang melawan banjir yang melanda kawasan tersebut selama seminggu terakhir.
Sebagaimana yang dialami oleh salah satu warga, Mulyana (42). Terlihat kaki Muylana mengalami luka karena gatal-gatal.
"Kaki saya sampai lodoh, gatal-gatal, udah bengkak," katanya, Kamis (2/3/2023).
Mulyana juga mengatakan banyak warga yang mengalami hal serupa. Namun, kini sudah teratasi, karena sudah ada posko kesehatan di lokasi pengungsian.
“Ya ada banyak warga (terkena penyakit kulit)”, ujarnya lagi.
Banjir setinggi 50 sentimeter diketahui melanda wilayah di Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Sebanyak 435 kepala keluarga (KK) juga terkena dampaknya.
Berdasarkan pantauan redaksi SuaraSerang, banjir setinggi 50 cm ini disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan yang terjadi sejak Rabu (1/3/2023) hingga Kamis (2/3/2023) siang.
Menurut Mulyana, sejak Jumat (24/2/2023) lalu, air memang telah masuk dan menggenangi pemukiman warga. Tapi tingginya hanya semata kaki orang dewasa.
Jadi warga masih memutuskan untuk tinggal dan bertahan di rumah. Namun, karena curah hujan yang semakin tinggi, air naik hingga 50 sentimeter. Barulah kemudian warga memutuskan untuk mengungsi.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Polisi Tetapkan AG Sebagai Pelaku Anak Kasus Penganiayaan David!
“Ngungsi semalam jam 7, Rabu(2/3/2023), dari jam 3 (sore) air sudah naik, sudah setinggi pinggang, tadi saya mau tidur di pinggir jalan terus langsung kesana ninjau. Petugas Damkar lihat air udah parah, makanya ngungsi ke sini (UPT Damkar BPBD Kecamatan Benda),” terangnya.
“Barang udah saya selametin, kulkas hanyut tapi udah diselametin. Sampe belum mandi saya, belum salin baju pada hanyut, pada kerendam dari hari jumat,” tambah Mulyana.
Dikatakannya juga, daerah tersebut memang rawan dan langganan banjir saat hujan turun.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Maryono Hasan mengatakan, dari 435 KK yang terdampak, 40 orang warga telah mengungsi. Posko pengungsian berada di UPT Damkar BPBD Kec. Benda.
“Kami ada posko dapur umum di Kantor Kecamatan Benda, posko kesehatan tiga titik di Masjid Al Furqon, di ruko Husein Sastranegara dan posko Benda. Posko pengungsi hanya satu,” katanya.
Maryono juga mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengirimkan petugas gabungan untuk membantu penanggulangan bencana banjir tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Rekam Visual Banjir 'Yang Tak Usai' di Jakarta
-
Sejumlah Wilayah Jakarta Terendam Banjir Lagi
-
Banjir di Manado Gegara Curah Hujan Tinggi
-
Cegah Penyebaran Penyakit Kulit Sapi, Ganjar Terapkan Pengalaman Penanganan Pandemi Covid-19
-
BMKG Prediksi Jabodetabek bakal Diguyur Hujan pada Malam Tahun Baru 2023
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Ada Pemeliharaan Darurat, Ini Wilayah di Cianjur yang Alami Pemadaman Listrik Terencana
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga 200 Ribuan Kualitas Sultan
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi