/
Jum'at, 10 Maret 2023 | 07:46 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Inilah beberapa fakta transaksi mencurigakan di tubuh Kementerian Keuangan yang melibatkan 460 pegawai Kemenkeu, berdasar ungkapan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Simak dibawah ini terkait fakta transaksi janggal berdasar ungkapan Menkopolhukam Mahfud MD, yang nilainya Rp 300 triliun dan melibatkan 460 pegawai Kemenkeu:


1. Dilaporkan Sejak 2009

Menkopolhukam Mahfud MD mengakumulasikan laporan sejak 2009 sampai 2023 sebanyak 160 laporan. Ada keterlibatan 460 pegawai Kemenkeu yang memunculkan transaksi mencurigakan mencapai Rp300 triliun, tidak ada tanggapan dari Kemenkeu.

"160 laporan bila sejak dilaporkan 2009 dan akumulasi sampai 2023," katanya usai berkunjung di Universitas Islam Indonesia (UII) Sleman Yogyakarta

2. Hanya Sesekali Penindakan

Menkopolhukam Mahfud MD kembali menyatakan bahwa kasus transaksi aneh di Kemenkeu RI hanya sesekali penindakan, dan jarang ditindaklanjuti.

Terlebih kalau diketahui masyarakat di media sosial, seperti kasus mantan Dirjen Pajak Kemenkeu Alun Trisambodo dan termasuk mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji.

3. Dianggap Angin Karena Kemenkeu Sibuk

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Mengaku Belum Tahu Transaksi Aneh 300 Triliun, Tapi Sudah Terima Surat PPATK

"Itu saya kira karena kesibukan yang luar biasa sehingga perlu sistem aja, menurut saya," kata Mahfud MD.

Walau begitu ia berikan jempol kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani buat mengusut tuntas laporan transaksi aneh hingga memperingatkan anggotanya untuk tidak pamer kekayaan. 


4. Transaksi Aneh Paling Banyak di Bea Cukai dan Ditjen Pajak

Transaksi aneh sebesar Rp 300 triliun itu merupakan transaksi uang yang paling banyak di Bea Cukai dan Ditjen Pajak Kemenkeu.

Bukan saja 300 triliun rupiah tapi juga ada temuan senilai Rp 500 miliar, seperti dalam temuan nominee di rekening Rafael Alun Trisambodo.

5. Kemenkeu Patut Dicurigai

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku bakal berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terkait tudingan transaksi mencurigakan senilai Rp300 triliun di institusinya.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani mengatakan pihaknya akan melakukan komunikasi dengan Mahfud MD terkait masalah ini. "Hal itu perlu koordinasi. Pasti nanti Pak Irjen (Inspektur Jenderal) pasti akan komunikasi dengan Pak Menkopolhukam (Mahfud MD) mengenai hal itu," kata Askolani dalam konfrensi persnya di Jakarta, Rabu (8/3/2023).

Dia bilang Inspektorat Jenderal Kemenkeu akan mengklarifikasi ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait adanya temuan transaksi mencurigakan di Kemenkeu.

Load More