Serang.com - Kembali beredar video menyebut jika mobil hakim terbakar akibat amukan massa, dan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kena segel pengunjuk rasa akibat menunda Pemilu.
Video itu viral di salah satu akun media sosial Facebook dengan nama kreator Perspektif. Pengunggah video itu menyematkan cover potret kerusuhan.
Bersama cek fakta akan mengupas tentang berita mobil hakim dibakar akibat menunda pemilu 2024 dan PN Jakarta Pusat disegel.
Melansir dari unggahan konten kreator itu, cek fakta SuaraSerang.com menemukan narasi seakan-akan jika peristiwa itu benar terjadi, yang mana mobil hakim dan PN Jakarta Pusat kena segel.
Agar publik yakin, pengonten video soal penundaan Pemilu memadukan cover video dengan meletakan potret para pengunjuk rasa.
Pada caption cover, cek fakta menemukan narasi "Mobil Hakim Dibakar Massa, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Disegel Pendemo"
Agar lebih meyakinkan, konten kreator itu menyematkan pada judul dengan tulisan, "Hakim Sesat Tunda Pemilu! Mobil Ludes Dibakar Massa - Berita Terbaru"
Benarkah Mobil Hakim Dibakar Massa?
Berdasar penyelidikan cek fakta Suara Serang, Kamis (16/3/2023). Bahwa klaim terkait video mobil hakim dibakar dan PN Jakarta Pusat kena segel pendemo itu tidak benar.
Bahkan dalam video itu tidak ada hal yang menggambarkan kalau mobil hakim dibakar massa maupun kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kena segel pendemo lantaran tunda pemilu 2024.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ferdy Sambo Sebelum Dieksekusi Mati Bertemu Bharada E Dalam Sel! Benarkah?
Setelah melakukan cekricek, tim tidak menemukan sama sekali adanya kaitan terkait video yang dibagikan pengguna akun Facebook tersebut.
Semua isi dalam video hanya berisi potongan cuplikan video unggahan di Channel YouTube Rocky Gerung Official, yang berjudul "LAWAN! PUTUSAN HAKIM JAKPUS BAGIAN DARI SKENARIO BESAR TUNDA PEMILU".
Adapun video tersebut telah tayang 3 Maret 2023. Agar meyakinkan netizen, maka konten kreator menyulih suara dengan membaca artikel yang bersumber dari Kompas.
Artikel itu berisi tentang Profil Partai Prima yang Sebabkan Pemilu Diputuskan Ditunda, Pernah Bikin Ricuh di Gedung KPU" dan berita itu telah tayang 2 Maret 2023.
Sementara konten kreator itu memakai potret pendemo yang telah tayang di jabar.idntimes.com, 23 September 2016 berjudul "Demonstrasi Berlanjut, 400 Mahasiswa Unpad Siap Bergabung di Jakarta".
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka klaim yang menyebutkan mobil hakim ludes dibakar massa karena menunda pemilu adalah hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine
-
Terpopuler: 5 HP Murah Terbaik hingga 10 HP Midrange Terkencang 2026
-
Kisi-Kisi Resmi Soal Tes Manajer Koperasi Merah Putih 2026, Cek Materi yang Diujikan
-
BRI Perkuat Fasilitas Kesehatan RS Pendidikan USU melalui Program CSR
-
Merawat Luka dan Menemukan Cinta dalam Novel Imaji Biru
-
Terpopuler: 5 Bedak Wardah Colorfit Warnanya Menyatu di Wajah, Rangkaian Skincare agar Bercahaya
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 5 Mei 2026: Jangan Kehabisan Skin SG2 Golden Glare
-
Man City Ditahan Everton, Pep Guardiola Akui Nasib Gelar Juara Tak Lagi di Tangan Sendiri
-
Panduan Wajib Membeli Mobil Listrik Bekas, Pastikan Mendapat EV Impian Tanpa Menyesal
-
Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris