SerangSuara.com - Cek fakta kasus suap proyek jalur KA Jawa Tengah (Jateng) tangkapan KPK alias Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu kamu simak.
Inilah sederet fakta tentang kasus suap hasil operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang melibatkan melibatkan pejabat Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Informasi tersebut dapat kamu simak melalui artikel berita berikut ini, yang mana dari hasil OTT KPK di Semarang, Jawa Tengah, Selasa 11 April 2023 terurai di bawah ini.
Fakta Fakta Kasus Korupsi Kereta Api Jawa Tengah
1. Operasi Tangkap Tangan KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan di Semarang dan Jakarta, Selasa 11 April 2023.
Saat OTT KPK di Semarang Selasa kemarin, sederet nama pejabat terseret termasuk pejabat di Balai Teknik Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Jawa Tengah.
OTT KPK di Semarang atas kerjasama dengan Kementerian Perhubungan, kendati dari kasus itu melibatkan pejabat Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
"Selain di Semarang, KPK juga OTT di Jakarta," ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.
2. Lembaga Anti Korupsi Tetapkan 10 Tersangka
Terdapat 10 terduga tersangka dalam kasus suap hasil OTT KPK di Semarang dan Jakarta.
Baca Juga: Jumat Besok Puncak Arus Mudik Lebaran 2023, Presiden Tinjau Pelabuhan Merak
Salah satu pejabat dari hasil OTT KPK ialah Direktur Prasarana Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA) Kemenhub bernama Harno Trimadi.
Miliaran uang telah penyidik KPK sita baik dari bentuk rupiah maupun dolar.
3. 9 Terduga Tersangka Kasus Suap Proyek Kereta Api Jawa Tengah
1. Direktur PT Istana Putra Agung, Dion Renato Sugiarto
2. Direktur PT Dwifarita Fajarkharisma, Muchamad Hikmat
3. Direktur PT KA Manajemen Properti sampai Februari 2023, Yoseph Ibrahim
4. VP PT KA Manajemen Properti, Parjono
5. PPK BTP Jabagteng, Bernard Hasibuan
6. Kepala BTP Jabagteng, Putu Sumarjaya
7. PPK BPKA Sulsel, Achmad Affandi
8. PPK Perawatan Prasarana Perkeretaapian, Fadliansyah
9. PPK BTP Jabagbar, Syntho Pirjani Hutabarat
4. Harno Terima Suap Rp1,1 Miliar
Itulah sederet fakta kasus suap proyek jalur KA Jawa Tengah (Jateng) tangkapan KPK alias Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas hasil operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang melibatkan melibatkan pejabat Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran