Serang Suara - Reihana Wijayanto merupakan Kepala Dinas Kesehatan Lampung. Kadinkes Provinsi Lampung itu kini jadi sorotan publik, usai viral atas dugaan mengancam warga Lampung.
Reihana Wijayanto kini jadi sorotan publik pasca heboh video TikToker memberi kritik terhadap pemerintah daerah Lampung terkait pembangunan. Lalu, merambat ke kehidupan para pejabat daerah Provinsi Lampung, salah satunya Reihana Wijayanto.
Menurut informasi baik dari akses media sosial milik Reihana Wijayanto, Kadinkes Provinsi Lampung dan warga sekitar, rupanya sosok wanita tersebut tidak lepas dari kehidupan glamor atau terkesan mewah atau hedonis.
Hal ini terungkap dari potret di Instagram maupun di acara-acara OPD saat menghadiri suatu acara penting, berkaitan dengan pemerintahan daerah maupun lainnya.
Bahkan melansir dari catatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui situs milik lembaga anti korupsi itu, ternyata nama Reihana Wijayanto tertulis pernah menjalani pemeriksaan, terkait kasus pengadaan bus rumah sakit keliling dan ambulans di tahun 2013.
Saat itu Reihana Wijayanto diperiksa cuma sekadar saksi, dan KPK belum menyatakan dirinya sebagai tersangka atas tindak pidana korupsi terkait layanan kesehatan di daerah Lampung.
Setelah 2013, tiga tahun kemudian sekira medio 2016, Reihana Wijayanto kembali dalam pemeriksaan KPK terkait pengadaan alat kesehatan alias Alkes Puskesmas yang termasuk dalam program Pembinaan di Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Lampung.
Pada catatan di laman Komisi Pemberantasan Korupsi termasuk dalam arsip Suara.com partner Serang, termuat nilai dugaan korupsi wanita yang 14 tahun sebagai pejabat di daerah Lampung menangani kesehatan itu mencapai Rp 13,5 miliar.
Kemudian di tahun 2022 kembali menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Polda Lampung terkait dugaan penyelewengan dana Covid-19 yang merupakan tugas dan tanggungjawab Dinas Kesehatan Lampung.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka "Nelan Fakta" Salah Satunya di Twitter
Polda Lampung pada tahun itu menetapkan tiga tersangka, antara lain Sudiyono selaku PNS Dinas Kesehatan Lampung, Alvi Hadi Sugondo sebagai Direktur PT Karya Pratama, dan Buyung Abdul Aziz selaku marketing PT Karya.
Lagi-lagi kasus Reihana Wijayanto terhenti karena Kadinkes Lampung itu cuma dinyatakan sebagai saksi. Sementara melansir dari jabatan dan pangkat Reihana Wijayanto, penghasilan per bulan Rp 5 juta, berbanding terbalik dengan koleksi barang-barang kepunyaan Reihana, seperti tas dan pakaian yang ia kenakan dengan taksiran mencapai puluhan hingga ratusan juta.
Komisi Pemberantasan Korupsi kini sedang mendalami harta kekayaan milik Reihana sesuai dalam laporan LHKPN milik Kadinkes Lampung, Reihana Wijayanto.
Informasi terakhir dari Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Reihana Wijayanto akan segara menjalani pemeriksaan, hal itu diutarakan langsung Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan kepada jurnalis, 20 April 2023. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Serahkan Persoalan Tiyo ke Ranah Pribadi, Mahasiswa UGM Tegaskan Aksi Protes akan Terus Berlanjut
-
Resmi Jadi Raja Gol, Mampukah Messi Lewati Rekor 16 Gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026?
-
Belasan Rumah Terdampak Longsor, 4 Terseret ke Sungai di Indragiri Hilir
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Ogah Rugi, Real Madrid Tak Lepas Dani Ceballos Gratisan ke Betis
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW
-
Emosi Nanik S Deyang Disebut Tak Stabil, Guntur Romli: Sedang Main Teater Politik?
-
Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas