Tidak hanya itu warganet juga menyoroti tingkah Gubernur Arinal ketika bertepuk tangan saat presiden memastikan akan mengambil alih dan memperbaiki 15 ruas jalan rusak yang ada di Lampung dengan menggelontorkan dana sebesar Rp800 miliar.
Sontak ucapan Presiden Jokowi tersebut disambut riuh oleh masyarakat. Namun, Gubernur Lampung Arinal yang berada di belakang Jokowi juga memberikan reaksi janggal. Ia juga tersenyum sembari bertepuk tangan seperti warga setempat.
Reaksi itu pun langsung panen cibiran warganet. Bagaimana tidak, seharusnya ruas jalan yang harus diperbaiki di Lampung itu menjadi tanggung jawab Gubernur dan juga bupati di wilayah tersebut, bukan presiden.
Salahkan pengusaha
Seusai mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo, Gubernur Arinal justru menyalahkan sejumlah pengusaha yang berada di wilayahnya menjadi salah satu penyebab rusaknya jalan di Lampung karena membiarkan kendaraan mereka kelebihan muatan ketika melintas di jalanan.
Arinal menyebut bahwa kendaraan yang mengalami over dimension overload (ODOL) menjadi penyebab utama adanya jalan rusak. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk memperhatikan tonase dan tidak berlebihan dalam mengangkut barang.
Terakhir, Gubernur Lampung juga menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan penertiban truk bertonase lebih. Pernyataan itu pun semakin menuai sorotan, mengingat warga setempat sempat curhat sudah hampir 20 tahun jalan selalu rusak.
Buang muka
Usai meninjau jalan rusak bersama presiden dan sesi tanya jawab dengan awak media Arinal yang berada dekat dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menatap tajam ke arah jurnalis ketika ditanya jalan rusak yang berada di wilayahnya.
Baca Juga: Fakta dan Mitos Penyakit Asma, Benarkah Hanya Terjadi Pada Anak-Anak?
Kemudian, pada saat Presiden Jokowi menjawab terkait dengan jalan rusak di Lampung, Arinal juga tampak membuang muka dan juga tubuhnya.
Padahal, sebelum Presiden Jokowi ditanya terkait dengan jalan rusak di Lampung, gestur tubuh dari Arinal terlihat biasa saja.
Tag
Berita Terkait
-
Penuhi Panggilan KPK, Kadinkes Lampung Reihana Ngumpet di Balik Majalah
-
Video Detik-detik Gubernur Lampung Dicuekin Menteri PUPR Viral
-
Proyek Jalan Rusak di Lampung Nilainya Rp 2,16 Triliun
-
Kadinkes Lampung Reihana yang Gemar Flexing Dipanggil KPK Hari Ini
-
Sampaikan Pidato Politik, Ini yang Anies Baswedan Inginkan dari Pemerintah
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Dituduh Terima Uang dari Hanania Travel, Anisa Rahma dan Suami: Kami Malah Bayar Rp100 Juta!
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste