Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung Reihana memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (8/&/2023). Kadinkes terlama di Provinsi Lampung itu akan diminta klarifikasinya mengenai Laporan Harta kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya.
Reihana tiba di Gedung Merah Putih di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pukul 08.12 WIB dengan didampingi seorang pria.
Pantauan Suara.com di lapangan Reihana terlihat mengenakan kemeja putih berpadu rok hitam dan jilbab putih. Dengan gaya hijabnya yang khas menjulang ke atas d bagian depan Reihana terlihat menenteng tas bermotif bunga.
Saat tiba di gedung KPK Reihana tidak banyak bicara ketika dicecar sejumlah pertanyaan rekan media. Termasuk ketika dia ditanya soal dokumen apa yang dibawa untuk klarifikasi kekayaannya.
Dia hanya mengatakan bahwa dirinya dalam kondisi sehat wal afiat untuk menjalani proses klarifikasi di KPK. Reihana berupaya menutup wajahnya dengan majalah yang dibawanya.
Reihana yang menjadi pejabat Kadinkes terlama di Lampung disorot karena gaya hidup mewahnya yang kerap dipertontonkan di media sosial.
NASIONAL
Senin, 08 Mei 2023 | 07:13 WIB
Kadinkes Lampung Reihana yang Gemar Flexing Dipanggil KPK Hari Ini
Baca Juga: Nikmati Keindahan Alam Bandung dari Atas Puncak Mega Gunung Puntang
Anhar Rizki Affandi
Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana. (Dok: Twitter/@wisanggeni___)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan memanggil Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung, Reihana pada Senin (8/5/2023).
Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati mengatakan Kadinkes Reihana akan diminta klarifikasinya terkait LHKPN (Laporan Harta Penyelenggara Negara) miliknya.
"Benar, KPK mengundang Kadinkes Provinsi Lampung terkait permintaan klarifikasi LHKPN, besok ( hari ini tanggal 8 Mei 2023) bertempat di Gedung KPK," kata Ipi pada Minggu (7/5/2023) malam kemarin.
Seperti diketahui nama Reihana ikut terseret setelah TikToker asal Lampung Bima Yudho mengkritik pembangunan di daerahnya yang tidak maju. Reihana yang menjadi pejabat Kadinkes terlama di Lampung disorot karena gaya hidup mewahnya yang kerap dipertontonkan di media sosial.
Berita Terkait
-
Deretan Tingkah 'Nyeleneh' Gubernur Lampung Kala Dampingi RI 1 Kunjungi Daerahnya
-
Penuhi Panggilan KPK, Kadinkes Lampung Reihana Ngumpet di Balik Majalah
-
Video Detik-detik Gubernur Lampung Dicuekin Menteri PUPR Viral
-
Kadinkes Lampung Reihana yang Gemar Flexing Dipanggil KPK Hari Ini
-
Jokowi ke Lampung Tolak Naik Helikopter dan Ambil Alih Perbaikan Jalan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA