Serang Suara - Selain Polda Metro Jaya buru penipu jastip tiket konser Coldplay. Sementara Polda Sulteng memburu tiga tersangka kasus perkosaan anak di bawah umur.
Kendati demikian, tujuh tersangka pemerkosa anak perempuan bawah umur di Kabupaten Parigi Moutong sudah diborgol.
"Kami menetapkan 10 tersangka pelaku dugaan asusila anak berusia 16 tahun, dan tujuh sudah kami amankan dan tiga lagi buron," kata Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho pada konferensi pers di Polda Sulteng, Rabu (31/5/2023).
Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho berharap kerja sama media dan masyarakat, kalau melihat dan atau mendapati para tersangka agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat.
Adapun tujuh nama dari 10 pelaku pemerkosa anak berusia 16 tahun itu antara lain, HR (43) kepala desa di Parigi Moutong, ARH (40) seorang guru SD di Desa Sausu, AK (47), AR (26), MT (36), FN (22) dan K (32).
Sedangkan tiga tersangka lainnya masih buron (DPO) antara lain berinisial AW, AS dan AK.
"Tiga pelaku asusila DPO Polda Sulawesi Tengah," tutur Irjen Pol Agus Nugroho.
Kasus perkosaan anak bawah umur itu sebelumnya berada dalam penanganan Polres Parigi Moutong. Kendati demikian, Polda Sulteng mengambil alih.
Irjen Pol Agus Nugroho meluruskan bahwa korban tidak sedang direcoki paksa konsumsi sabu atau minuman beralkohol. Hanya saja, kasus ini dalam penyelidikan mendalam penyidik.
Baca Juga: 3000 Honorer Kota Serang Dalam Bayang Penghapusan November 2023, Ini Kata Wali Kota Serang Syafrudin
Polda Sulteng mengantensi tiga DPO pemerkosa anak perempuan di bawah umur untuk menyerahkan diri. [*]
Kontributor: Kariadil Harefa
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME, Langkah Strategis Memperkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Akhir dari Pelarian Kiai Cabul, Ashari Diringkus di Wonogiri
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia