Serang Suara - Sebanyak 2.000 buruh dari Partai Buruh aksi unjuk rasa menentang Perppu Ciptaker di area Patung Kuda Arjuna (sekitar Istana Negara-red), Jakarta Pusat, pada Senin (5/6/2023).
Massa aksi ini terdiri dari anggota dari empat konfederasi besar di Indonesia, yaitu KSPI, ORI KSPSI, KPBI, dan KSBSI, yang dipimpin oleh Dharta Pakpahan, demikian seperti yang dikatakan oleh Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya.
Selain itu, dalam aksi ini juga turut berpartisipasi anggota dari Serikat Petani Indonesia dan aliansi nelayan, serta 60 federasi serikat buruh tingkat nasional, seperti FSPMI, SPN, FSP-KEP, dan lainnya, termasuk miskin kota, PRT, guru, dan tenaga honorer.
Titik pertemuan para buruh adalah di IRTI, di depan Balai Kota DKI Jakarta pada pukul 10.30 WIB. Setelah berkumpul, massa buruh berencana melakukan longmarch menuju Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) dan Istana.
Aksi ini dilakukan secara bersamaan dengan sidang kedua uji formal Undang-Undang Cipta Kerja yang diajukan oleh Partai Buruh ke MK. Agenda kali ini adalah perbaikan permohonan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komaruddin, telah menyiagakan 2.432 personel di titik aksi di Jakarta Pusat, termasuk di depan Gedung DPR RI dan Patung Kuda.
Pihak kepolisian juga telah melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa jalan, seperti Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, dan Jalan Budi Kemuliaan.
"Saat ini sedang ada proses pengalihan arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat," ucap Komaruddin.
Sebelumnya, Said Iqbal telah menyatakan bahwa mereka akan demonstrasi ribuan buruh, Senin (5/6/2023) mendatang.
Tiga Tuntutan untuk MK
Aksi tersebut direncanakan akan dimulai pukul 11.00 WIB dari IRTI Monas menuju Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) dan dilanjutkan ke Istana Merdeka.
“Tuntutannya adalah tiga paket Undang-Undang demokrasi terpimpin," kata Said Iqbal dalam konferensi pers pada Jumat (2/6/2023).
Mendesak MK untuk mencabut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang saat ini sedang digugat.
Partai Buruh saat ini sedang mengajukan uji formil ke MK sejak tanggal 23 Mei 2023, mewakili empat konfederasi buruh, 60 federasi serikat buruh, petani, nelayan, dan tenaga honorer.
"Saya rasa hanya Partai Buruh yang melakukan judicial review terhadap UU Cipta Kerja ini, pada tanggal 5 Juni sidang kedua," kata Said Iqbal.
Tuntutan selanjutnya pencabutan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden, dengan mengajukan gugatan ke MK pada tanggal 10 Juni mendatang.
Said Iqbal mengatakan bahwa pada tanggal 5 Juni 2023, Partai Buruh akan mengajukan judicial review ke MK melalui kuasa hukum Saleh Al Ghifari, Feri Amsari, dan 15 kuasa hukum lainnya. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Turnamen Domino Nasional HGI Digelar di Jakarta, 1.500 Peserta Berebut Hadiah Rp200 Juta
-
House of the Dragon Season 2: Ambisi Berdarah Para Penguasa yang Memanas!
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Terpopuler: 5 Motor Bekas Anti Culun untuk Pelajar, Fitur Andalan Honda Super-N
-
Terpopuler: Pilihan Kulkas yang Dingin saat Mati Listrik, Cushion Wardah untuk Kulit Kering
-
Terpopuler: 4 Portable Power Station untuk Hadapi Mati Listrik, HP Xiaomi yang Terbukti Laris
-
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak