Serang.suara.com - Petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai Banten berhasil mengejar dan menghentikan sebuah bus yang mengangkut seorang kurir sabu asal Aceh di ruas tol Tangerang Merak. Penangkapan ini terjadi di KM12, tepatnya di Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten.
Penangkapan terhadap kurir narkotika jenis sabu dengan berat 1,3 kg ini dilakukan pada Jumat dini hari, tanggal 2 Juni 2023, sekitar pukul 01.00 WIB.
"Kami berhasil menghentikan bus dan meminta pelaku untuk berhenti. Pelaku sempat mengambil tas yang berada di bawah jok dan meninggalkan barangnya di jok dengan ditutupi selimut. Petugas kemudian menanyakan apa isi tas tersebut, dan pelaku mengakui bahwa itu adalah sabu," kata Kombes Pol Rachmad Rasnova, Kepala BNN Banten, di kantornya pada Selasa (6/6/2023).
Tim gabungan BNN dan Bea Cukai Banten berhasil menangkap kurir sabu-sabu ini pada Jumat, 2 Juni 2023, sekitar pukul 01.00 WIB. Pelaku dengan inisial A diinterogasi dan mengakui bahwa pemberi tugasnya yang berinisial IS (51) berada di Jakarta.
Pada tanggal yang sama, tim gabungan tersebut melanjutkan pengejaran terhadap pemberi tugas pengiriman narkoba. Pelaku dengan inisial IS berhasil ditangkap di lampu merah Pasar Rebo, Jakarta Timur.
"A menjelaskan bahwa pengiriman sabu seberat 1,3 kg tersebut diperintahkan oleh I. Kemudian I ditangkap di lampu merah Pasar Rebo," tambahnya.
Saat ini, kedua pelaku telah ditahan di BNN Banten untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku A dan I akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan/atau Pasal 112 ayat 2, juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
"Dengan mengungkap sabu seberat 1,3 kg ini, kami berhasil menyelamatkan 5.248 generasi penerus bangsa," tambahnya.
Pelaku A mengaku bahwa ia telah mengirim sabu sebanyak tiga kali dari Aceh menuju Jakarta. Selama itu, ia selalu menggunakan jalur darat karena dua pengiriman sebelumnya berhasil. Untuk setiap pengiriman, kurir sabu ini mendapatkan upah sebesar Rp 50 juta.
Baca Juga: Wah! Diam-diam Nama Puan Maharani Masuk Bursa Cawapres Anies Baswedan
"Sudah tiga kali (kirim). Dapat Rp 50 juta per pengiriman. Uangnya untuk bayar utang di bank," ungkap A di kantor BNN Banten pada Selasa (6/5/2023). [*]
Tag
Berita Terkait
-
Transaksi Ganja Online, Diduga Anggota KPI Diciduk Polres Metro Tangerang
-
Mengungkap Jebakan Tipu-Tipu Penjualan iPhone Rihana Rihani: Modus Penipuan Mafia Italia Ponzi 1919
-
Hanya Minta Maaf, Rebecca Klopper Tak Klarifikasi Siapa Pemeran Wanita dalam Video Syur 47 Detik Yang Mirip Dirinya
-
Resep Rujak Aceh yang Viral gara-gara Dijual Ci Mehong, Rasanya Pedas Segar
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN