/
Jum'at, 09 Juni 2023 | 14:20 WIB
Petugas Damkar dari UPT BPBD Ciledug melakukan evakuasi terhadap Fajri (27) yang mengalami Obesitas di kawasan Griya Kencana, Ciledug, Tangerang, Rabu (7/6/2023) (Tangkapan layar/Damkar Ciledug TV)

Serang.suara.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang mengalami keterbatasan dalam menangani pria berbobot 300 kilogram bernama Muhammad Fajri (27). Lantaran RSUD tersebut tidak memiliki peralatan yang memadai untuk menangani kasus ini.

Muhammad Thohirudin (34), Ketua RT 05 RW 02 Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, menyampaikan hal ini. Menurutnya, Fajri akan dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta Pusat.

"Fajri akan dipindahkan ke Cipto (RSCM) karena alasan keterbatasan alat di RSUD Kota," kata Thohirudin saat ditemui di kediaman Fajri pada Jumat (9/7/2023).

Dia mengungkapkan bahwa RSUD Kota Tangerang tidak memiliki alat yang memadai untuk memeriksa kondisi kaki Fajri yang mengalami pembengkakan sehingga menyebabkannya sulit berjalan.

"Alat yang buat periksa kakinya,  yang mengalami pembengkakan," tutur Thohirudin.

Rencananya, Fajri akan dipindahkan ke RSCM hari ini. Saat ini, pihak keluarga sedang bernegosiasi untuk melakukan pemindahan tersebut.

"Lagi dinegosiasi ama ibunya Fajri," katanya.

Sebelumnya, kondisi kesehatan Fajri, pria berbobot 300 kilogram asal Ciledug, Kota Tangerang, terus dipantau oleh dokter RSUD Kota Tangerang. Dia telah menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Tangerang sejak Rabu (7/6/2023).

"Dokter spesialis penyakit dalam kami sedang memantau kondisi pasien di RSUD Kota Tangerang dan memberikan perawatan intensif," ujar drg. Fika Khayan, Kepala Humas RSUD Kota Tangerang, pada Kamis (9/7/2023).

Baca Juga: Nadine Chandrawinata Kenalkan Baby Djiwa dengan Pasir Pantai, Bisa Bikin Anak Kreatif Hingga Perkuat Imun

Petugas Damkar dari UPT BPBD Ciledug melakukan evakuasi terhadap Fajri (27) yang mengalami Obesitas di kawasan Griya Kencana, Ciledug, Tangerang, Rabu (7/6/2023) (sumber: Tangkapan layar/ Damkar Ciledug TV)

Fajri mengalami nyeri pada bagian kakinya, yang menyebabkan keterbatasan gerakan. Keluhan ini telah dirasakannya selama delapan bulan terakhir.

Fika menjelaskan bahwa dokter telah memeriksa kondisi cairan dan makanan di dalam tubuh Fajri. Sampel cairan tubuhnya masih menunggu hasil tes di laboratorium.

"Kami belum dapat menemukan penyakit selain obesitas karena masih awal dalam penanganannya. Kami masih melakukan observasi terhadap hasil dari laboratorium dan pemeriksaan radiologi," katanya.

Fika menjelaskan bahwa obesitas yang dialami oleh Fajri disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari gaya hidup hingga pola makan yang tidak sehat.

Dia memastikan bahwa Fajri sedang mendapatkan perawatan khusus untuk memulihkan kesehatannya. Selain itu, untuk biaya perawatannya akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

"Kami akan berusaha dengan baik sesuai dengan kemampuan RSUD kota tangerang untuk menangani kondisi kesehatan yang tengah dialami oleh pasien saat ini," ucapnya.

Load More