Suara.com - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Sektor VI Kemayoran Jakarta Pusat berhasil mengevakuasi seorang balita dari amukan ibunya yang mengalami gangguan jiwa.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Sukamulya, Kelurahan Harapan Mulya, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Salah seorang petugas Damkar, Riyanto mengatakan, pihaknya menerima peristiwa tersebut pada Rabu (7/6/2023) sekira pukul 23.10 WIB.
Setelah menerima laporan tersebut sebanyak 7 orang personel dengan menggunakan sebuah mobil penyelamat dan sebuah motor.
Riyanto mengatakan, ibu balita tersebut diketahui memang mengalami gangguan jiwa, namun gegara tidak meminum obatnya, wanita tersebut mengamuk dan melempar semua barang yang berada di dalam rumah.
“Saat mengamuk ibu tersebut masih bersama anaknya di dalam kamar,” kata Riyanto, saat dikonfirmasi, Kamis (8/6/2023).
Saat melakukan penyelamatan, kata Riyanto, pihaknya sedikit mendapat hambatan lantaran ukuran ruangan yang sempit ditambah dengan banyaknya barang yang berhamburan.
“Kami sedikit kesulitan karena akses ke kamar sempit, dan banyak barang yang berhamburan. Serta masih terdapat balita di kamar tersebut,” ucap Riyanto.
Setelah melakukan upaya mengalihkan perhatian, petugas akhirnya dapat menyelamatkan balita tersebut sekira pukul 00.15 WIB.
Baca Juga: Deretan Musisi dan Band Bakal Konser di Jakarta Fair 2023, Tapi Harga Tiket Bakal Disesuaikan
“Kami berhasil mengamankan balita dan ibu yang mengidap gangguan jiwa,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Deretan Musisi dan Band Bakal Konser di Jakarta Fair 2023, Tapi Harga Tiket Bakal Disesuaikan
-
Duduk Perkara Pasutri Pengasuh Aniaya Balita di Sidoarjo sampai Tewas
-
7 Fakta Kematian Balita Penuh Lebam di Sidoarjo: Dikurung di Kamar Mandi Dua Bulan
-
Thomas Doll Incar Pemain Asia Tenggara Berjuluk Lionel Messi
-
Thomas Doll Pilih Pemain yang Lebih Tangguh Untuk Perkuat Persija
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS