Serang - Nasib remaja di Sumsel atau Sumatera Selatan berakhir di tangan lembaga ini, setelah beli kaos berlogo Palu Arit. Lantas kaosnya viral di media sosial dan jadi buruan dua lembaga aparat penegak hukum.
Remaja di Sumatera Selatan pakai kaos logo Palu Arit kemudian diburu anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) maupun Polri atau kepolisian daerah setempat, setelah viral kaos ada lambang Palu Arti di bagian dadanya.
Remaja berasal dari Desa Ujan Mas Baru, Kecamatan Ujan Mas, Muara Enim, Sumatera Selatan itu tidak berkutik. Setelah anggota TNI dan Polri melawat ke rumah remaja berinsial AJ itu.
Menurut keterangan masyarakat, kaos berlogo palu arit itu tersebar di media sosial ketika seorang pemuda atau remaja memakainya, lalu memastikan itu benar atau editan anggota TNI dan Polri mencari tahu keberadaan pemilik akun.
Ikhwal tentang penangkapan remaja di Sumatera Selatan diamini Dandim 0404/Muara Enim Letkol Arh Rimba Anwar, Jumat (9/6/2023).
"Benar, kalau pemuda itu memakai kaos berlogo-kan palu-arit. Kita sudah mengamankan yang bersangkutan dari rumahnya," terang Dandim 0404/Muara Enim, Letkol Arh Rimba Anwar.
Usut punya usut, AJ tidak mengetahui jika kaos dengan lambang palu arit itu berdampak besar. Ia bahkan tidak mengetahui jika logo yang berada di kaosnya amat dilarang di Indonesia beredar.
Sebelum mengamankan remaja pakai kaos berlogo Palu dan Arit itu. Letkol Arh Rimba Anwar menerangkan, bahwa kali pertama baju itu ada ketika ibu dari AJ membeli kaos di pasar barang bekas.
Usai memberikan mental ideologi, anggota TNI dan polisi setempat mendatangi pasar yang dimaksud. Lalu para pedagang diberi pemhaman agar teliti belanja barang impor apa pun jenis kategori barangnya.
"Bukan hanya mental indeologi juga terkait lambang-lambang yang benar terlarang dan tidak boleh beredar di Indonesia," jelasnya.
Penjelasan Letkol Arh Rimba Anwar tersebut juga ditekankan dalam TAP MPRS NOMOR XXV/MPRS/1966. Yang mana dalam TAP MPRS itu menekankan agar masyarakat selaku Warga Negara Indonesia dilarang, dan atau mengembangkan paham ajaran komunisme, marxisme dan leninisme.
"Selain remaja tersebut, juga memberi pemahaman kepada sang ibu agar menyeleksi dan berhati-hati saat membeli barang, dan kenali logo atau lambang yang memang dilarang pemerintah Indonesia atau negara," tutupnya. [*]
Berita Terkait
-
Foto-Foto Dramatis Proses Pemindahan Muhammad Fajri ke RSCM, Pasien Obesitas dengan bobot 300 Kg, Diangkat Forklift dan Dibawa Truk Damkar
-
Walikota Serang Pertanyakan Kelanjutan Investasi Pangrango Group yang Tak Kunjung Terealisasi
-
Fajri Pemuda Obesitas 300 Kg Rujuk ke RSCM, RSUD Kota Tangerang Terjunkan 10 Dokter
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Doa Buka Puasa Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
-
Jadwal MotoGP Thailand 2026: Siapa yang akan Bersinar di Seri Pembuka?
-
Update Kuota Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026, Ini Link Daftarnya
-
Google dan Komdigi Gaspol Kembangkan Startup AI Indonesia, 63 Perusahaan Dapat Akses Google Cloud
-
3 Cushion Non-Comedogenic dengan SPF 50 yang Aman untuk Kulit Berjerawat
-
Membuka Portal Dunia Baru di Novel Bumi Karya Tere Liye
-
Terekam CCTV, Aksi Pencurian Anjing Modus Racun Resahkan Warga Batam
-
Buka Puasa Terakhir Joni
-
Bukti Pemesanan Uang Baru dari PINTAR BI Hilang? Begini Solusinya