Serang Suara - Studi baru memperkenalkan tentang penyakit diabetes pasca melahirkan akan secara signifikan mengalami penyakit diabetes gestasional. Penelitian diabetes gestasional tersebut diklaim terjadi saat masa kehamilan ibu hamil.
Menurut penelusuran di Gunung Sinai, yang diterbikan 21 Juni tahun ini menyampaikan, bahwa para ibu hamil mengalami11 kali idap diabetes gestasional, dan itu terjadi sejak sembilan tahun terakhir bagi setiap wanita yang melahirkan.
Seperti yang dituliskan para peneliti dari Icahn School of Medicine di Gunung Sinai, mereka menemukan data yang memperlihatkan selama 12 minggu pertama hingga satu tahun pascapersalinan mengalami penyakit diabetes tinggi, sementara pengendalian penyakit itu sangat minim.
Selama penelitian mereka memperoleh hasil tentang terjadinya penyakit diabetes pada postpartum awal dan ini memungkinkan berkembangnnya penyakit lain pada wanita di masa akan datang.
Faktor-faktor penyakit diabetes terjadi setelah melahirkan ada dua, faktor pertama risiko penyakit kardiovaskular, faktor kedua adanya perubahan warna kulit yang terus terjadi.
"Ini terjadi lantaran penanganan terhadap diabetes gestasional sangat jauh berbeda, mulai dari perawatan hingga pada pengobatan," ungkap studi itu di Gunung Sinai, kutip Serang Suara Jumat (23/6/2023).
Salah satu kunci saat mereka melakukan penelitian itu dengan melakukan eksplorasi ras, etnis, dan diabetes gestasional dapa memengaruhi risiko diabetes dan kontrol glikemik hingga pengujian terhadap kadar gula darah.
Katharine McCarthy merupakan Assistant Professor of Population Health Science and Policy, and Obstetrics, Gynecology and Reproductive Science mengatakan, terjadinya penyakit diabetes atau diabetes gestasional lantaran tidak adanya sinkronisasi antara perawatan terhadap pasien dan minimnya ketersediaan bidan atau medis dalam memberi pemahaman mencegah penyakit.'
Maka bagi Katharine McCarthy bahwa, "Anamnesis kebidanan sangat penting dalam memfasilitasi kesadaran diabetes dan kontrol glikemik dini".
Baca Juga: Tips Atasi Bau Miss V, Ada 7 Cara Untuk Mencegah Bau Tak Sedap Area Kewanitaan
Penelitian penyakit diabetes bagi ibu hamil berdasar data secara random dari 2009 hingga 2017 dengan mengambil sampel di New York City yang mengalami peningkatan populasi baru lebih dari 330.000 wanita pascapersalinan.
"Jadi kami mengambil sampel itu guna meneliti tentang bagaimana diabetes gestasional berpengaruh pada ras dan etnis terhada pengaruh risiko maupun pengendalian diabetes," kata McCarthy.
Salah satu catatan penting bagi mereka dengan mencocokan data warga seperti karakteristik sosiodemografi termasuk usia, kelahiran, pendidikan, dan jenis asuransi atau status mereka di dalam negara.
"Kami mengambil kesimpulan bahwa bagi seseorang yang punya riwayat diabetes gestasional amat berisiko tinggi terhadap diabetes gestasional, dan ini sangat berisiko buruk bagi perempuabn," sambung Teresa Janevic, penulis senior dalam penelitian itu.
Disclaimer: Serang.suara.com tidak bertanggung jawab atas keakuratan penelitian ini. Hanya saja siapa pun dapat memakai informasi ini sebagai pengayaan ilmu dan penelitian kesehatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Laba Tembus Rp57,132 Triliun, BRI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Kerakyatan
-
Asal-Usul Anak Angkat yang Dicurigai Punya Hubungan Gelap dengan Ibu Tiri Nizam
-
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
Lewat BRIVolution Reignite, BRI Bukukan Transaksi Rp7.057 Triliun
-
Review Film Lift Menang Award Internasional, Tapi Eksekusinya Kurang Menggigit?
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India
-
Game Ngebut, Kamera Tajam! Ini 5 HP 4 Jutaan Terbaik