Serang Suara - Sejak 2015 Cipto Raharjo pria obesitas 200 kilogram (Kg) asal Kecamatan Pinang, Kota Tangerang sudah mengalami peningkatan berat badan itu.
Mirisnya lagi pria dari lima bersaudara itu sudah tiga bulan terakhir tidak lagi beraktivitas seperti biasanya, bahkan biaya pengobatan Cipto Raharjo pun tak ada.
Lantaran ekonomi jadi hambatan buat warga asal Kecamatan Pinang, Kota Tangerang dengan berat badan 200 kg untuk berobat.
Penghasilan mereka tidak cukup untuk membiayai masalah pria obesitas di Tangerang dengan berat 200 Kg itu. Bukan itu saja, mereka pun hidup mengontrak di rumah petak.
Untuk memenuhi kebutuhan makan minum, mereka jualan kecil-kecilan, hal itu terlihat dari etalase depan rumah kontrak berukuran lima kali 15 meter itu.
Jualan Warteg salah satu sumber ekonomi satu-satunya bagi Toyipah, ibu Cipto Raharjo yang sudah berusia 45 tahun itu. Sebelumnya pria obesitas di Tangerang itu rupanya seorang RBT alias pojek pangkalan, kadang penghasilan sebagai pemberi saja tumpangan itu kadang ada kadang tidak.
Kini kondisi Cipto semakin membesar, dan hanya duduk bersandar di dalam kamar rumah kontrakan berukuran 2 x 1,5 meter itu. Ia tidak bisa menggerakan badan di dalam kamar sempit itu.
Ceritanya pun mengharu biru, sebab banyak beban yang harus ia tanggung. Sementara kondisi fisiknya tak lagi berdaya, berat badan 200 kilogram membuatnya terpaku, bahkan tidak bisa berdiri.
Ia pun sedih dan berharap bantuan, hanya belas kasih yang bisa menolong akan Cipto Raharjo, pria obesitas di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten.
"Sudah sepekan lalu tidak bisa berjalan atau berdiri," tutur Cipto kepada jurnalis, Selasa 4 Juli 2023.
Sejak berat badan naik, tidak ada penumpang yang ingin menumpang atau memakai jasanya. Selain jadi driver ojek pangkalan, ia pernah jadi supir bus antar kota dan antar provinsi.
Sejak mengalami obesitas 2015 itu, Cipto mengaku kalau pergi cuma memakai sarung saja, adapun pakaian di rumah tidak lagi muat.
Masalah ekonomi jadi problem utama bagi Cipto Raharjo, hal itu diamini Darsini, bibinya saat bincang-bincang. Rasa kasih sayang mereka mengurus Cipto tidak pernah berkurang. Mereka merawatnya dengan baik, walau dari satu sisi berharap bantuan untuk menyembuhkan obesitas Cipto Raharjo.
Hingga saat ini belum bantuan dari pemerintah terhadap pria obesitas seberat 200 kilogram itu, dan kini Cipto Raharjo harus dievakuasi ke RSUD Kota Tangerang.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat berjibaku mengevakuasi pria obesistas itu dari rumah petak kontrakan yang sempit untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang, Banten. [*]
Kontributor: Putra Tanhar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Masyarakat Diajak Pilih Logo Resmi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kutukan di Balik Dapur SPPG: Ketika Rakyat Miskin Nyaman Jadi Buruh Murah
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim
-
Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas