Serang.suara.com - Rumput di Jakarta International Stadium (JIS) menjadi sorotan publik setelah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa rumput tersebut tidak memenuhi standar FIFA.
Hal ini menjadi perhatian yang serius mengingat JIS diharapkan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Berikut adalah beberapa alasan mengapa rumput di JIS tidak memenuhi standar FIFA berdasarkan penjelasan dari Menteri PUPR dan Ahli Agronomi.
- Kualitas Rumput yang Kurang Memadai
Setelah dilakukan evaluasi oleh para ahli, termasuk mereka yang bertanggung jawab atas kondisi rumput di stadion lain, seperti Stadion Gelora Bung Karno (GBK) yang dipasang untuk Asian Games, diketahui bahwa kualitas rumput di JIS tidak memenuhi standar FIFA. Rumput yang digunakan di JIS saat ini kurang memadai dari segi kualitas dan kepadatan, yang dapat memengaruhi kualitas permainan dan performa para pemain.
- Ketahanan Rumput yang Rendah
Standar FIFA menekankan pentingnya ketahanan rumput dalam menghadapi beban dan aktivitas yang intens selama pertandingan sepak bola. Rumput di JIS saat ini tidak memiliki tingkat ketahanan yang cukup, yang dapat menyebabkan kerusakan dan kesulitan bagi para pemain dalam menjalankan pergerakan mereka di atas lapangan. Ketahanan rumput yang rendah juga dapat mempengaruhi kualitas umum lapangan dan memberikan pengalaman bermain yang kurang memuaskan.
- Perawatan dan Pengelolaan yang Tidak Optimal
Salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas rumput adalah perawatan dan pengelolaan yang baik. Jika rumput tidak dikelola dengan baik, termasuk penyiraman, pemupukan, dan pemotongan yang tepat, maka kualitasnya akan menurun. Kemungkinan adanya kendala dalam perawatan rutin dan pengelolaan rumput di JIS dapat menjadi penyebab utama rumput tidak memenuhi standar FIFA.
- Waktu yang Terbatas
Baca Juga: Satir Rocky Gerung Soal Rumput Stadion JIS: Cemas Kalah, Rumput Pun Dibongkar
Persiapan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 di JIS memiliki batasan waktu yang ketat. Dalam kondisi seperti ini, pembaruan dan penggantian rumput menjadi tindakan yang perlu dilakukan untuk memenuhi standar FIFA. Namun, waktu yang terbatas dapat menjadi kendala dalam melaksanakan tindakan perbaikan yang diperlukan dan memastikan rumput yang sesuai dengan standar FIFA siap digunakan pada waktu yang ditentukan.
Untuk mengatasi masalah ini, Menteri Basuki Hadimuljono dan pihak terkait telah merencanakan penggantian seluruh rumput di JIS. Dengan melibatkan ahli agronomi dan perusahaan yang berpengalaman dalam pengelolaan rumput, diharapkan rumput baru yang memenuhi standar FIFA dapat diinstal dalam jangka waktu yang memadai sehingga JIS siap menyelenggarakan Piala Dunia U-17 2023 dengan lapangan yang berkualitas.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, selain penggantian rumput, renovasi dan peningkatan fasilitas di JIS juga akan dilakukan. Termasuk di antaranya adalah peningkatan akses masuk dan keluar stadion yang saat ini hanya memiliki satu pintu. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan JIS memenuhi standar FIFA dan memberikan pengalaman yang optimal bagi para pemain dan penonton saat Piala Dunia U-17 2023 berlangsung.
Pemerintah dan semua pihak terkait berkomitmen untuk menyelesaikan masalah rumput di JIS dengan sebaik-baiknya agar stadion tersebut siap menyambut acara prestisius ini. Semoga dengan perbaikan yang dilakukan, JIS dapat menjadi salah satu stadion yang membanggakan dan sukses dalam menyelenggarakan Piala Dunia U-17 2023. [*]
Tag
Berita Terkait
-
Satir Rocky Gerung Soal Rumput Stadion JIS: Cemas Kalah, Rumput Pun Dibongkar
-
Pernah Berseragam Timnas Qatar, Abdurrahman Iwan Bisa Perkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023?
-
Pengerjaan Perbaikan Stadion JIS Dimulai, Heru Budi Sebut Rampung Secepatnya
-
Bikin Mewek, Ayah di Tangerang Simpan Bayi 8 Bulan Dalam Freezer Kulkas
-
Panji Gumilang Akui Pernah Dihukum 10 Bulan, Lantas Bagaimana Tentang Penistaan Agama?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi
-
5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hentak Panggung Hammersonic 2026, Vokalis Speed Takjub Lihat Ribuan Hardcore Jakarta
-
Penyelundupan 1.532 Burung dalam Kardus Bekas Digagalkan di Tol Bakter
-
Dituduh Jual Skincare Merkuri, Heni Sagara Seret Buzzer hingga ke Pengadilan
-
Dochi Perkenalkan 'Senjata Baru' Pee Wee Gaskins di Hammersonic 2026, Keyboardist Pindah Haluan
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak