Serang.suara.com - Polrestabes Semarang bekerja kerja keras membuka tabir meninggalnya atlet Kempo saat nonton konser JKT48 beberapa waktu lalu.
Perkembangan kasus fans JKT48 saat menonton konser itu terus bergulir, penyidik kepolisian daerah setempat memeriksa delapan saksi.
Bukan itu saja polisi semarang juga memeriksa dan meminta keterangan Edi Sarjo, ayah atlet Kempo berprestasi itu.
"Kita memang dimintai keterangan dan ditanya mengenai kronologi awal Almarhum, dari rumah datang ke lokasi konser," tutur Bayu Eriadi, kerabat keluarga Arsyad, Kamis (13/7/2023).
Keluarga korban meninggal saat konser itu juga berharap pihak manajemen JKT48 bersuara. Wawancara terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbangtoruan mengakui kalau sudah delapan saksi mereka periksa.
"Ada panitia, keluarga termasuk pihak rumah sakit,: katanya.
Polisi juga telah mengambil hasil rekaman CCTV yang berada di arena konser, dan kamera perekam itu kata Donny yang mengarah pada tempat kejadian perkara.
"Itu yang masih kami amati," terangnya.
Selain itu polisi juga mengaku kalau konser JKT48 belum ada rekomendasi izin, dan bahkan sedang menyelidiki dugaan lokasi konser yang diduga over capacity.
Baca Juga: Dulu Hobi Dugem, Inara Rusli Kini Disebut Suhu Taubat
"Kami periksa dulu, jadi belum bisa kami sampaikan, akan kita kabari lagi agar terang benderang kasusnya," imbuh Kasat Reskrim Polrestabes Semarang itu.
Saat konser memang anggota kepolisian ada untuk memantau, lantaran surat yang mereka terima cuma pemberitahuan saja.
Kronologi Perjalanan Hingga ke Lokasi Konser
Melansir dari keterangan keluarga korban yang wafat saat konser JKT48 di Semarang, kalau korban sebelum nonton konser berangkat dari rumah dalam keadaan sehat.
Masih kata Bayu, Arsyad berangkat sendiri dan sudah ada janji dengan teman D, sesama atlet Kempo. Kendati demikian, pihak keluarga mengaku keberatan autopsi (bedah mayat-red) dan kabarnya telah membuat surat pernyataan. [*]
Berita Terkait
-
Berita Welber Jardim 'Neymar Indonesia' Makin Hot, Netizen Bongkar Kasus Jack Brown Gagal Seleksi Timnas Era Indra Sjafri
-
Pelatih Bima Sakti Ukur Kekuatan Iqbal Gwijangge Anak Iwan Bule dan Kafiatur Rizky Pemain Serang Tangerang Selatan
-
BAH, Batang Hidung Welber Jardim Belum Kelihatan Saat TC Timnas U-17 di Senayan Jakarta
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Hanya Loloskan Dua Wakil, Sepak Bola Asia Masih Stagnan?
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Detik-detik Pajero Terbakar di Tol Kayuagung-Palembang, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya
-
4 Setting Spray Murah Meriah di Bawah Rp50 Ribuan, Tetap Tahan Lama dan Glowing, Kok!
-
Kafe Ajaib yang Memasak Impian: Fantasi Epik yang Menyuntik Semangat Mimpi!
-
4 Sepatu Sekolah Hitam yang Awet Dipakai Setahun Penuh, Murah Anti Jebol!
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
4 Tablet RAM 8GB Rp1 Jutaan Layar Tajam dan Baterai Jumbo, Cocok Buat Anak Sekolah
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar