Serang.suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya Henri Alfiandi sebagai tersangka korupsi.
Kasusnya terkait suap pengadaan alat pendeteksi korban reruntuhan untuk tahun anggaran 2023. Selain Henri, KPK juga menetapkan empat orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus ini.
Para Tersangka Selain Kabasarnas Henri Alfiandi:
1. Komisaris Utama PT MGCS (Multi Grafika Cipta Sejati) Mulsunadi Gunawan
2. Direktur Utama PT IGK (Intertekno Grafika Sejati) Marilya
3. Direktur Utama PT KAU (Kindah Abadi Utama) Roni Aidil
4. Koorsmin Kabasarnas RI Letkol Afri Budi Cahyanto
Kasus ini terungkap berdasarkan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada tanggal 25 Juli 2023. Dalam OTT tersebut.
KPK berhasil menangkap delapan orang beserta uang tunai di dua lokasi yang berbeda. Yakni di Cilangkap, Jakarta Timur, dan Jatisampurna, Bekasi.
Ketua KPK saat itu, Firli Bahuri telah menjelaskan bahwa OTT tersebut terkait dengan pengadaan alat pendeteksi korban reruntuhan, dan korupsi terjadi dalam bentuk pemberian fee sebesar 10 persen dari nilai proyek. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
OTT di Kuansing, KPK Sita Mobil Terkait Suap Jual-Beli Jabatan
-
Resmi Gabung Persija Jakarta, Aqil Savik: Tujuan yang Tepat!
-
Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?
-
Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam
-
4 Sunscreen yang Tidak Mengandung Alkohol dan Parfum untuk Meminimalkan Risiko Iritasi
-
4 Dark Spot Serum Ampuh Bikin Kulit Glowing dan Bekas Jerawat Auto Memudar