/
Jum'at, 28 Juli 2023 | 18:41 WIB
Wisatawan berfoto dengan latar menara Masjid Agung Banten Lama, Jumat (25/12/20). (Suara.com/ Ahmad Haris)


7. Merenung dalam Ketenangan Makam

Makam Sultan Maulana Hasanudin memberikan ketenangan bagi para peziarah yang datang. Dalam momen merenung, mereka berdampingan dengan kesucian dan keheningan, menyelami nilai-nilai kehidupan yang diajarkan oleh sang sultan.


8. Pemandangan Alam yang Menakjubkan

Lokasi makam yang berada di pinggiran kota memberikan keindahan alam yang menakjubkan. Pohon-pohon hijau dan udara segar mengiringi momen religi ini, menciptakan suasana yang tenang dan menyegarkan.


9. Menghayati Ajaran Sufi

Sultan Maulana Hasanudin dikenal sebagai seorang tokoh Sufi yang mengajarkan nilai-nilai cinta kasih dan kedamaian. Melalui momen peringatan 10 Muharram ini, peziarah dapat menghayati ajaran-ajarannya dan mencari kedekatan dengan Tuhan melalui jalan cinta dan kesederhanaan.


10. Jejak Kehadiran yang Berkesan

Meninggalkan jejak kehadiran di Makam Sultan Maulana Hasanudin adalah tanda penghormatan dan apresiasi terhadap warisan keagamaan dan kearifan lokal. Setiap momen religi ini memberikan kesan mendalam bagi para pengunjung yang datang dengan hati tulus.


Makam Sultan Maulana Hasanudin di Banten adalah tempat ziarah religi yang mempesona, terutama pada peringatan 10 Muharram. Di tengah momen religi ini, para peziarah dapat merenung, memahami nilai-nilai agama, dan memperkuat ikatan spiritual dengan Tuhan.

Baca Juga: Panglima TNI Disebut Sangat Kecewa Soal OTT KPK yang Seret Kabasarnas Henri Alfiandi

Load More