Suara Serang - Pengamat ekonomi melihat rencana pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Air Bangis, Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) sebagai peluang atau momentum investasi Sumbar.
Dosen dan Peneliti Ekonomi Pembangunan dari Universitas Andalas, Fajri Muharja mengatakan, bahwa dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, investasi di Sumatera Barat mengalami penurunan.
Katanya, sikap Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi sangat tepat dan menganggap rencana PSN di Air Bangis sebagai langkah positif untuk merangsang investasi di daerah tersebut.
Namun, Fajri juga menyebutkan bahwa persoalan investasi di Sumbar tidak semudah di daerah lain. Investasi di daerah ini telah menghadapi kendala teknis, seperti komunikasi dengan masyarakat setempat.
Sulitnya investasi di Sumbar tergambar dalam pembangunan jalan tol yang terhambat oleh masalah pembebasan lahan milik masyarakat, contohnya.
Fajri menunjukkan bahwa tantangan serupa muncul dengan rencana PSN di Air Bangis, dimana sebagian masyarakat khawatir akan terusir dari tempat tinggal mereka.
Ia berpendapat bahwa pemerintah daerah harus menyelesaikan persoalan ini sebelum mengajukan proposal ke pemerintah pusat.
"Sekarang di Air Bangis juga mengalami kendala yang sama dimana sebagian masyarakat keberatan dengan hadirnya PSN karena khawatir terusir di tempatnya. Harusnya pemerintah daerah lebih dulu menyelesaikan persoalan di tingkat masyarakat sebelum mengirim proposal ke pemerintah pusat,” ujar Fajri.
Fajri meyakini bahwa tidak akan ada lagi kendala dalam pelaksanaan pembangunan PSN tersebut jika memang sudah tuntas masalah internal.
Baca Juga: Nilainya Fantastis! Polda Sumbar Bongkar Pendana Demo Warga Air Bangis dan Buru Pelaku
Secara umum, pembangunan PSN di Air Bangis diharapkan dapat berdampak positif bagi masyarakat.
"Rencana ini akan menciptakan kawasan industri dengan skala besar dan membuka peluang pekerjaan yang luas bagi warga setempat," ungkapnya memandang PSN Air Bangis.
Ia juga mengkritik lambatnya pemerintah pusat dalam merealisasikan berbagai proyek PSN di seluruh Indonesia.
Sejak 2017 pemerintah menganggarkan Rp5,7 ribu triliun untuk pembangunan PSN di seluruh Indonesia. Tapi, yang terealisasi baru setengahnya dimana baru ada 18 PSN.
"Ini salah pemerintah pusat juga yang komunikasinya dengan pemerintah daerah tidak bagus. Sehingga berdampak ke banyak hal," tutur Fajri menjelaskan.
Sementara itu, Doni Satri, seorang Ekonom dari Universitas Negeri Padang, berpendapat bahwa rencana pembangunan PSN di Air Bangis memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Prabowo Gelar Open House, Salami Warga yang Hadir di Istana Kepresidenan
-
Cara Bayar Cicilan BRI Melalui Aplikasi BRImo, ATM, dan Kantor Cabang
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!
-
Shalat Idul Fitri di Bali Dibantu Pecalang: Bukti Nyata Hidup Rukun di Tanah Dewata
-
Filosofi Ketupat: Perjalanan Mengakui Salah di Hari Raya
-
Ria Ricis Akui Kesepian Jalani Idulfitri Cuma dengan Moana
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
-
Berbagi THR 2026 Lebih Praktis dan Modern Lewat Fitur Unggulan BRImo