Doni menyatakan bahwa proyek ini akan melibatkan pembangunan kilang minyak, bandara baru, properti, dan infrastruktur pendukung lainnya.
"Jika berhasil, proyek ini dapat menghasilkan pendapatan sekitar Rp10 triliun per tahun, yang dianggap sebagai dorongan positif bagi investasi di Sumatera Barat," terang Doni Santri.
Doni menegaskan perlunya penyelesaian masalah agraria dengan masyarakat setempat sebelum proyek ini dilanjutkan.
Menurutnya, komunikasi dan pemenuhan hak-hak masyarakat menjadi kunci kesuksesan dalam mewujudkan rencana PSN ini.
Polda Sumbar Bentuk Tim Operasi Penangkapan Dalang Demo Tolak PSN
Polda Sumatera Barat (Sumbar) sedang melakukan operasi besar-besaran untuk membongkar dalang utama dan pendana dari demonstrasi menolak PSN di Air Bangis, Pasaman Barat (Pasbar).
Delapan orang terduga memprovokasi dan membiayai aksi demo warga Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis, Sungai Beremas, Pasaman Barat dalam incaran kepolisian.
Bahkan telah membentuk tim operasi terpadu bertujuan untuk mengungkap skenario di balik unjuk rasa, dan Polda Sumbar siap menegakkan hukum terhadap para pelaku yang terlibat.
Dalam keterangan resmi, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono mengungkapkan bahwa operasi ini bukan hanya untuk membongkar identitas dalang utama dan jaringan pendana yang sudah mereka kantongi. Melainka menangkap para pelaku yang mendukung demonstrasi ini. S
Masih kata mantan pejabat Baintelkam Polri itu, mereka juga terkejut besarnya pendanaan dalam aksi demo yang dilakukan warga Air Bangis, yang nilainya mencapai angka fantastis.
Baca Juga: Nilainya Fantastis! Polda Sumbar Bongkar Pendana Demo Warga Air Bangis dan Buru Pelaku
"Bayangkan Rp300 juta untuk gerakan seperti itu, darimana kalau bukan ada donatur. Donaturnya siapa?, ya pemilik tujuh puluh hektar lahan itu yang menjadi donatur," kata Irjen Pol Suharyono.
Lebih lanjut, Kapolda Sumbar menjelaskan bahwa dalang utama dan para pendana ini memiliki motivasi tersendiri. Mereka memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan finansial yang signifikan. Apalagi mereka sekali datang untuk musim panen di area yang berperkara .
"Ya ia sekali panen bisa mendapat dua miliar hingga tiga miliar rupiah kok, dan ada juga pemilik yang menghasilkan 25 juta sampai 100 jutas rupiah dan itu skala kecil pendapatan pemilik di sana. Inilah yang sebenarnya terjadi".
"Operasi ini akan membuka selubung kebenaran dibalik unjuk rasa dan mendatangkan keadilan bagi masyarakat yang terlibat," jelas Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono.
Pemerintah pusat, termasuk kementerian dan lembaga Komnas HAM, memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah penegakan hukum yang diambil oleh jajaran kepolisian Polda Sumbar.
Ini mencakup pengungkapan dalang utama dan jaringan pendana, serta penindakan terhadap para pelaku yang terlibat dalam aksi demo.
"Kami mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat atau terdistorsi, serta untuk tetap menjaga ketertiban dan menghormati hukum yang berlaku," tutup Irjen Pol Suharyono, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu