Suara Serang - Pemkab Padeglang lemah lawan Bacaleg Pemilu 2024, lantaran menyusup dalam kegiatan program keluarga harapan (PKH) Dinas Sosial Pandeglang di Kecamatan Cimanuk.
Sampai-sampai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang angkat tangan ketika para bacaleg ikut hadir dalam giat PKH.
Bahkan Kepala BKPSDM Kabupaten Pandeglang Mohammad Amri kepada jurnalis pun enggan mengomentari terlalu detail. Seakan lepas tangan walau ia bagian dari pemerintah kabupaten setempat.
"Atuh bukan ranah saya itu mah. Itu saya enggak tau. Coba klarifikasi saja apakah ia (bacaleg-red) mengundang atau seperti apa," ungkapnya.
Sekali lagi katanya, "Itu bukan di ranah saya, apakah ranahnya Bawaslu atau dimana. Tapi ASN-nya yang punya kegiatan tapi kalau menghadirikan siapa-nya nga tau saya," ungkap Amri kutip Bantennews.co.id, Selasa (29/8/2023).
Adapun larangan kegiatan mengarah terhadap politik maupun kampanye baik setelah dan atau sebelum, telah diatur dalam Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017.
Perihal larangan PNS terlibat dalam kegiatan mengarah kampanye telah termaktub dalam Pasal 283 ayat (1) tentang Pemilu.
Adapun salah sati bacaleg nebeng di acara PKH merupakan Nadia Ramadania, ia merupakan bakal calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Kendati demikian, ia belum memberi tangapan resmi atau jawaban soal kehadiran dirinya pada kegiatan program keluarga harapan (PKH) Dinas Sosial Pandeglang di Kecamatan Cimanuk, beberapa waktu lalu. [*]
Baca Juga: Pemuda Saling Serang di Makassar Usai PSM Menang, Polisi Ungkap Motifnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Film Monster Pabrik Rambut: Teror Horor Tanpa Setan, Ancam Rachel Amanda hingga Iqbaal Ramadhan
-
Ditahan Dewa United, Persib Terancam! Borneo FC Tempel Ketat, Perebutan Juara Semakin Panas
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Janin Dikubur di Rumah Pelaku: Sisi Gelap Guru Silat di Waringinkurung dan Istrinya Terungkap
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Dari Penjaga Fast Food, Kisah Syahriyadi Sosok di Balik Viral 'P P Apa' yang Mendunia
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'