/
Jum'at, 29 September 2023 | 13:59 WIB
Ilustrasi: emas batangan (sibawor)

Serang.suara.com - Hari ini, Jumat 29 September 2023, harga emas dunia telah mengalami penurunan drastis dan mencapai level terendahnya sejak bulan Februari tahun ini.

Kondisi ini mengundang pertanyaan mengenai faktor apa yang mendorong logam mulia ini kehilangan kekuatannya. Menurut laporan dari Reuters, harga emas di pasar spot saat ini mengalami kenaikan tipis sebesar 0,1 persen, atau mencapai angka US$1,866.41 per ons pada hari Jumat.

Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa harga emas telah mengalami penurunan hampir 4 persen sepanjang bulan ini, serta penurunan kuartalan kedua berturut-turut.

Harga emas berjangka juga tercatat di level US$1.883,50.

Sementara itu, dolar AS mengalami pelemahan dari puncaknya dalam 10 bulan terakhir, dan tingkat imbal hasil Treasury turun dari posisi tertingginya dalam 16 tahun.

Namun, keduanya masih mencatatkan kuartal terbaik mereka dalam empat pertandingan terakhir.

Keputusan untuk menaikkan suku bunga AS untuk jangka waktu yang lebih lama telah mempengaruhi pasar emas.

Ini terjadi menjelang pengumuman angka inflasi AS yang akan dirilis pada bulan ini.

Suku bunga yang lebih tinggi memperbesar biaya kesempatan dalam memegang emas batangan, yang biasanya dihargai dalam dolar AS dan tidak memberikan penghasilan bunga.

Baca Juga: Projo Akan Deklarasikan Dukungan ke Capres Berinisial P dan Mr. G Sebagai Cawapres

Selain itu, pasar juga sedang menantikan data indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi bulan Agustus, yang merupakan ukuran inflasi yang diperhatikan oleh Federal Reserve AS (The Fed), dan dijadwalkan akan dirilis pada pukul 12.30 GMT (19.30 WIB) hari ini.

Harga Perak Naik 0,2 Persen

Cincin perak (sumber: instagram/silverkingmalang)

Sementara harga perak di pasar spot saat ini mengalami kenaikan sebesar 0,2 persen, mencapai angka US$22,65 per ons.

Namun, perlu diingat bahwa harga perak juga tengah menghadapi bulan terburuk dalam tujuh bulan terakhir.

Di sisi lain, platinum mengalami kenaikan sebesar 0,4 persen menjadi US$908,02, sementara paladium tetap stabil di angka US$1.272,31.

Kedua logam ini siap untuk mencatat keuntungan kuartalan jika tren ini terus berlanjut. 

Tetaplah terhubung Suara Serang dengan berita hari ini, berita terbaru dan terkini soal ekonomi politik, lifestyle, entertainment di seputar Serang. [*]

Load More