/
Selasa, 10 Oktober 2023 | 06:14 WIB
Serangan misil Israel di Jalur Gaza. (AFP)

Konflik antara Israel dan Palestina semakin memanas, setelah kelompok Hamas melakukan serangan mendadak ke negara Zionis tersebut pada Sabtu (07/10/2023) pagi waktu setempat. Akibat serangan secara mendadak tersebut, ratusan warga Israel dikabarkan tewas.

Menteri Pertahanan Israel, Yaov Gallant memerintahkan untuk melakukan pengepungan total di Gaza. Dalam pengepungan itu, Israel memutus aliran listrik, distribusi makanan dan bahan bakar yang mereka kuasai.

Untuk diketahui, Israel menguasai ruang udara dan garis pantai di Gaza. Selain itu, Israel juga mengontrol penuh atas keluar dan masuknya orang dan barang melalui perbatasannya.

Demikian pula dengan Mesir yang memiliki perbatasan dengan Gaza mengendalikan siapa yang masuk dan keluar.

Dengan situasi yang ada saat ini Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan setidaknya 533 jiwa warga Gaza meninggal dan jumlah orang yang terluka sekitar 2.751 jiwa.

Sedangkan dipihak Israel ada 700 jiwa melayang akibat serangan yang dilancarkan Hamas sejak Sabtu (7/10) kemarin. Jumlah ini termasuk 260 orang yang sedang menghadiri festival musik Supernova di kawasan gurun di Israel selatan.

Festival musik yang digelar tidak jauh dari lokasi milisi Hamas melakukan serangan merupakan salah satu target serangan darat pejuang Palestina setelah memasuki wilayah Israel dari Jalur Gaza.

Load More