Suara.com - Aksi penyerangan kelompok Hamas di wilayah perbatasan Gaza-Israel mengejutkan mata dunia. Namun sejumlah warga Amerika Serikat dan Australia yang ProPalestina merayakan penyerangan tersebut dan berkumpul bersama.
Mengutip dari ABC.net.au, sejumlah warga ProPalestina berkumpul di Barat Daya, Sydney pada Minggu (8/10/2023).
Massa tersebut meneriakan yel-yel 'pendudukan adalah kejahatan' dan 'Palestina akan bebas'.
Mereka juga membawa poster dengan bertuliskan 'Berhenti Menganiaya Umat Islam' dan 'Membela kaum tertindas'.
Salah satu peserta aksi, Syekh Ibrahim Dadoun mengungkapkan bahwa penyerangan tersebut merupakan perlawanan terhadap perlakuan Israel selama ini.
Dia merasa bahagia mendengar hal tersebut.
"Saya tersenyum dan saya bahagia, " katanya.
Selain itu, dia menyebut penyerangan tersebut sebagai hari keberanian, kebanggaan, kemenangan. Dia mengaku menunggu momen tersebut selama ini.
"Saya gembira, ini adalah hari keberanian, ini adalah hari kebanggaan, ini adalah hari kemenangan, ini adalah hari yang kita tunggu-tunggu," katanya.
Baca Juga: Palestina Desak Komunitas Internasional Hentikan Penjajahan Israel
Menurutnya, kali pertama selama tujuh tahun pendudukan dan 15 tahun blokade pasukan militan Hamas bisa menyerang basis pertahanan Israel. Hal itu lantas membuatnya gembira.
"Tujuh puluh lima tahun pendudukan. Lima belas tahun blokade. Apa yang terjadi kemarin adalah pertama kalinya saudara-saudari kita menerobos penjara terbesar di dunia," katanya.
Kontributor : Ayuni Sarah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi